AYOJAKARTA.COM – Pengamat sekaligus Aktivis politik di Indonesia, M. Qodari, menjelaskan peran penting media sosial saat ini dalam menanggapi Pemilu 2024.
Sebelumnya, Qodari sempat diundang dalam satu acara yang diunggah di akun YouTube Helmy Yahya Bicara.
Dalam pembahasan tersebut, Helmy Yahya dan Qodari sempat membahas terkait efek masyarakat di media sosial dalam menanggapi Pemilu 2024.
“Apa lagi kalau kita bicara twitter (sekarang namanya X) yang notabene nya memang sangat spesifik karakteristiknya, memang disitu ada para aktivis, para penulis, dan tidak begitu mencerminkan,” ucap pengamat politik Qodari.
Lebih lanjut, Helmy Yahya juga menyebutkan kalau saat ini di Twitter (saat ini X) lebih dominan pendukung dari paslon nomor 1, yakni Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
“Dan banyak 01 kan, dan lebih banyak 01 ya saya lihat di twitter ya, unggul sekali mereka ya,” kata Helmy Yahya.
Baca Juga: Rismon Sianipar Kecewa pada Sosok Ini, Sudah Tahu CCTV Ada Rekayasa tapi Tetap Menjadi Saksi Ahli
Qodari juga menjelaskan bahwa peran media sosial saat ini yang sangat menggambarkan realita masyarakat adalah TikTok, pasalnya media sosial TikTok memiliki keragaman.
“yang jelas begini, kalau kita berbicara perbandingan media sosial dengan kehidupan nyata, ya media sosial yang saya kira paling menggambarkan atau mendekati dengan realita masyarakat pada hari ini ya TikTok ya”, terang Qodari.
“dia lebih luas, lebih besar, lebih beragam karakteristiknya, itu bukan hanya dari kalangan segmented, tapi juga kalangan menengah kebawah juga ada disitu, secara usia juga lebih beragam, termasuk usia muda” lanjut Qodari.
Selanjutnya Qodari juga mengurutkan beberapa media sosial yang saat ini memiliki perang penting masyarakat pada Pemilu 2024.
Baca Juga: BARU SAJA MUNCUL! Update Status SIKS-NG untuk PKH dan BPNT Tahap 1 2024, Kapan Jadwal Cairnya?
“Saya kira urutannya adalah Twitter (X), kemudian IG (Instagram), lalu kemudian TikTok sekarang” ujar Qodari mengurutkan peran masyarakat di media sosial pada Pemilu 2024.
Disamping itu, Helmy Yahya juga turut menanyakan peran Facebook yang juga merupakan salah satu media sosial, walaupun sudah kurang penggunanya.
“Dimana Facebook?” tanya Helmy Yahya, “Facebook mungkin mendekati dengan TikTok barangkali ya, mungkin dia urutannya sebelum TikTok, lebih nyata dibandingkan dengan IG tetapi dia belum seperti TikTok” ungkap Qodari.
Lantas Qodari menjelaskan dari semua media sosial yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, TikTok lah yang paling menggambarkan.
“TikTok itu yang betul-betul sekarang menggambarkan kondisi masyarakat di Indonesia” ujar Qodari sebagai Pengamat dan Aktivis Politik.

Share this article
Pengamat sekaligus Aktivis politik di Indonesia, M. Qodari, menjelaskan peran penting media sosial saat ini dalam menanggapi Pemilu 2024.