Ditanya Soal Impor Komoditas Pangan oleh Mahfud MD, Gibran Rakabuming Raka: Jangan Memberi Narasi yang Menakutkan pada Warga

Mahfud MD dan Gibran Rakabuming Raka
Mahfud MD dan Gibran Rakabuming Raka

AYOJAKARTA.COM -- Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD menyindir Gibran Rakabuming Raka dengan mengatakan bahwa ia tak akan bicara menjebak dan receh pada debat Cawapres, Minggu (21/1/2024).

Dalam debat tersebut, Mahfud MD menanyakan soal pernyataan Jokowi saat Pilpres 2019 terkait tak akan melakukan impor komoditas pangan.

Namun ternyata selama empat tahun Jokowi menjabat, masih melakukan impor komoditi pangan dan merugikan banyak petani.

"Itu pertanyaan Pak Prabowo ke Pak Jokowi. Saat itu Pak Jokowi bilang nggak akan ngimpor tapi sampai sekarang kita masih mengimpor banyak," ucap Mahfud MD dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV pada Senin (22/1/2024).

Baca Juga: Isu Mahfud MD Terima Pemakzulan Jokowi, Alvin Lim: yang Kaya Begitu Tuh Sampah!

Selain itu, Mahfud MD mengungkapkan impor komoditas pangan saat ini malah makin banyak mafia.

Untuk itu, ia menanyakan kepada Gibran Rakabuming Raka bagaimana cara menyelesaikan permasalahan impor komoditas pangan tersebut.

"Sekarang masih mengimpor. Malah semakin banyak mafianya impor mengimpor bahan pangan itu. Nah itulah sebabnya apa usul anda untuk menyelesaikan masalah lima tahun lalu ini?" tanya Mahfud MD.

Menanggapi pernyataan tersebut, Gibran Rakabuming Raka mengatakan akan melakukan evaluasi soal hal tersebut.

Baca Juga: Kecewa dengan Kinerja Mahfud MD Sebagai Menkopolhukam, Alvin Lim: Hati Terhadap Masyarakat Nol Besar!

Ia juga menyebut bahwa Mahfud MD agar tidak memberikan narasi menakutkan pada warga.

"Terima kasih Prof Mahfud untuk evaluasinya, sekali lagi saya mohon maaf maaf jika ada kata-kata saya yang salah, tapi sekali lagi ini harus kita evaluasi dan kita jangan memberikan narasi-narasi yang menakutkan kepada warga," sindir Gibran.

Ia pun menjawab pertanyaan Mahfud MD soal pertanyaannya yang dianggap receh.

"Carbon capture selalu dikomenin pertanyaan receh, kalau receh ya dijawab pak gitu loh segampang itu," ujarnya.

Baca Juga: Sebut Mahfud MD bak ‘Pahlawan Kesiangan’ di Kasus Indosurya, Alvin Lim: Itu Sudah Viral Baru Kucluk-kucluk Datang

Menjawab pertanyaan terkait pernyataan Prabowo Subianto pada debat calon presiden 2019, Gibran menjelaskan bahwa pada 2019 hingga 2022 Indonesia telah mencapai swasembada beras, namun impor terjadi pada 2023 akibat faktor alam seperti El Nino.

"Oke, masalah pangan masalah impor 2019 sampai 2022 kita sebenarnya sudah swasembada beras 2023, ada impor karena el Nino pak dan ini terjadi di sebagian besar di belahan dunia pak," jelasnya.

Menurut Gibran, solusinya adalah bekerja sama dalam ekstensifikasi dan intensifikasi lahan dari tingkat desa hingga nasional, dengan peran penting pupuk dan mekanisasi.

"Kuncinya sekarang adalah bagaimana kita bisa bekerja sama melakukan ekstensifikasi intensifikasi lahan di tingkat desa sampai tingkat nasional secara efektif," terangnya.

Baca Juga: Kritik Keras Mahfud MD yang Restui Pemakzulan Jokowi, Alvin Lim: Sama Aja Dia Kayak Kencingin Muka Presiden

Pentingnya pupuk diakui Gibran sebagai kunci untuk meningkatkan produktivitas dan mekanisasi seperti combine harvester dan RMU dianggap wajib.

Selain itu, program Petani Milenial dan Smart Farming dengan teknologi IoT dan drone juga disorot sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian.

"Tentu saja kita harus menggandeng anak-anak muda misalnya di Jabar sudah ada program petani milenial, kita juga harus mengedepankan Smart farming kita pakai IOT untuk mengecek kesuburan tanah, PH tanah, keasaman tanah, lalu kita pakai Drone untuk menyemprotkan pestisida," sebutnya.

Ia menyatakan bahwa program food estate merupakan langkah jangka panjang dan hasilnya mungkin baru terlihat setelah beberapa kali panen.

"Jadi memang yang namanya food estate adalah program jangka panjang. Jadi tidak bisa dijudge sekali panen dua kali panen tiga kali panen.  Panen pertama kedua ketiga itu pasti tidak pernah 100 persen, ini yang petani pasti paham. Baru nanti panen keenam ketujuh kedelapan baru akan kelihatan seperti apa hasilnya," tandasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Cawapres
# debat
# Impor
# Gibran Rakabuming Raka
# Mahfud MD
# Jokowi
# pangan
# Prabowo

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.