AYOJAKARTA.COM – Ketua Umum Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan respon terkait ucapan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Sebelumnya Cak Imin memberikan pernyataan bahwa dirinya meragukan ke-NU-an Khofifah pasca resmi mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
"Jadi kalau saya Ketua Umum PP Muslimat NU, lalu kemudian ada yang meragukan ke-NU-an saya, harus dibalik, jadi yang meragukan yang mana," ucap Khofifah, dikutip dari Kompas TV, Senin, 15 Januari 2024.
Kemudian, Khofifah juga mempertanyakan terkait perjuangan mereka di dalam NU selama ini.
"Mereka pernah berjuang di NU struktural berapa lama, dalam konteks apa dan seterusnya?," tanya Khofifah.
Baca Juga: Harta Kekayaan Anies Baswedan dari 2016 hingga 2022, Naik Berapa Miliar?
Khofifah mengatakan bahwa harus dibedakan antara posisi Cak Imin sebagai ketua partai dan sebagai organisasi.
Terdapat perbedaan antara menjadi pengurus partai dan pengurus NU, dimana Khofifah merupakan pengurus yang menempati posisi ketua umum PP Muslimat NU.
"Yang NU yang mana? Bahwa itu Mas Imin itu PKB. Jadi bedakanlah antara partai dan organisasi. Kalau saya ini loh ketua umum PP Muslimat NU. Biar itu dilabor dengan tujuh kali air sungai, tujuh kali air bunga ya tetap saya Ketua Umum PP Muslimat NU," tuturnya.
Lebih lanjut, Khofifah juga meminta agar semuanya saling menghormati pilihan satu sama lain dan tidak perlu dibesar-besarkan.
"Coba kita saling menghormati agar muncul understanding, muncul respect dan muncul trust. Saya tidak mau terlalu jauh merespon itu. Lebih baik kita saling menghormati, saling membangun understanding dan kepercayaan," ucapnya.
Sebelumnya, Cak Imin meragukan 'ke-NU-an' Khofifah setelah dinyatakan resmi mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.
"Biasa, tiap Pilpres masing-masing punya hak demokrasinya. Saya yakin rakyat bukan elite yang berideologi NU saya yakin pasti AMIN," ucap Cak Imin, Kamis, 11 Januari 2024.
Cak Imin mengatakan bahwa orang NU pasti akan memilih AMIN, yang tidak memilih maka diragukan ke-NU-annya.
"Orang yang punya idelologi NU pasti istikamah ke AMIN. Saya meragukan ke-NU-annya kalau tidak pilih AMIN," ucapnya.

Share this article
Sebelumnya Cak Imin memberikan pernyataan bahwa dirinya meragukan ke-NU-an Khofifah pasca resmi mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.