AYOJAKARTA.COM -- Kabar bahagia bagi masyarakat penerima bansos karena BLT El Nino 2024 cair lagi awal Januari ini.
BLT El Nino awal bulan Januari 2024 ini disalurkan oleh Presiden Jokowi di di Gudang Bulog Klahang, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.
Sejumlah daerah lainnya juga masih mencairkan BLT El Nino di awal tahun 2024 ini bagi yang belum menerimanya.
Baca Juga: Cuan Cair! Ada 9 Bansos Akan Diterima Keluarga Penerima Manfaat di Tahun 2024
Dikutip siaran pers setkab.go.id Jokowi mengatakan BLT El Nino adalah bansos khusus dan tidak semua masyarakat dapat.
Jokowi menekankan bahwa BLT El Nino merupakan bantuan khusus bagi penerima manfaat yang terdampak kekeringan fenomena El Nino.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Jokowi dalam dialognya bersama sejumlah penerima manfaat bantuan pangan cadangan beras pemerintah.
Selain itu kata Jokowi BLT El Nino diberikan oleh pemerintah guna membantu masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga akibat musim kemarau panjang.
BLT El Nino kata presiden memang untuk menutup adanya kenaikan harga di lapangan karena musim panas yang panjang.
Dalam kesempatan itu Jokowi juga memastikan jika bantuan pangan CBP sejumlah 10 kilogram untuk setiap penerima manfaat telah tersalurkan.
Jokowi juga menyebutkan bahwa bantuan serupa akan disalurkan hingga Maret 2024.
Bahkan kata Jokowi bahwa bantuan tersebut akan pemerintah lanjutkan apabila anggaran dalam APBN mencukupi.
Jika nanti APBN dirasakan cukup maka nantinya bulan April, Mei, Juni Bansos beras akan dilanjutkan lagi.
BLT El Nino sendiri disalurkan kepada 18,8 juta penerima yang namanya telah terdaftar di DTKS.
Mereka yang akan mendapatkan BLT El Nino adalah penerima yang juga terdaftar sebagai penerima PKH dan BPNT.
BLT El Nino awalnya diberikan oleh Pemerintah hanya untuk dua bulan November dan Desember 2023.
Hingga bulan Januari 2024 nyatanya masih banyak KPM yang belum menerima penyaluran BLT El Nino sehingga pencairan awal bulan Januari adalah lanjutan yang sebelumnya.

Share this article
Penerima manfaat BLT El Nino adalah mereka yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Kamu termasuk?