AYOJAKARTA.COM – Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan apa arti kata slepet yang diucapkan dalam debat cawapres.
Cak Imin mengatakan bahwa kata slepet yang ia gunakan merupakan istilah pengganti dari kata revolusi.
"Kalau mau jujur sebenarnya yang lebih tepat itu revolusi. Tapi kata revolusi agak kacau sejak revolusi mental gagal dijalankan dengan baik," ujar Cak Imin dikutip ayojakarta.com dari Republika.co.id, Selasa (26/12/2023).
Menurut cak Imin, kata slepet adalah istilah yang lebih sederhana dan mudah dipahami untuk menggambarkan revolusi mental yang dimaksud.
Baca Juga: Sempat Galfok soal SGIE, Cak Imin Beberkan Maksud Lain Pertanyaan Gibran
Selain itu, kata slepet menurut Cak Imin sebagai istilah yang digunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada.
"Begini, kalau lihat akar masalahnya kemiskinan enggak habis-habis. Ketidakadilan terjadi di mana-mana, sistem yang buruk itu adalah akar masalah, akar masalah yang pertama. Itu sebetulnya yang harus kita slepet saya telusuri satu-satu," ucapnya.
Lebih lanjut, Cak Imin juga mencontohkan perihal adanya aturan yang dibuat untuk kepentingan individu maupun kelompok.
Baca Juga: KPU Jember Pastikan 5 'Tuhan' akan Ikut Mencoblos di Pilpres 2024
Adanya kepentingan tersebut, membuat hal itu relevan untuk dilakukan aksi slepet yang Cak Imin maksud.
"Pemain bisnis merangkap pembuat aturan, menjadi rumitnya keadaan ini. Ini yang harus kita slepet, kita slepet karena apa, karena aturan harus dibuat setara, seluruh pelaku bisnis harus bisa terlibat dan setara dengan rakyat," tuturnya.
Cak Imin berharap dengan istilah baru yang ia gunakan, dapat lebih ampuh untuk melakukan berbagai perubahan, dibandingkan dengan istilah revolusi mental.
"Revolusi mental 10 tahun enggak ada sesuatu ya eman-eman, sayang, jangan-jangan dengan 'slepet' lebih cepat gitu. Tidak usah ngomong revolusi, tapi slepet saja," ucapnya.***

Share this article
Berikut ini arti kata slepet yang diucapkan Cak Imin saat debat cawapres 2024 pada Jumat (22/12/2023).