AYOJAKARTA.COM -- Pasangan Capres Cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menanggapi laporan terhadap akronim AMIN ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Menurut Anies Baswedan penggunaan akronim AMIN itu sudah dipakai sejak beberapa bulan lalu. Lantas, kata Anies kenapa baru ada laporan baru-baru ini.
"Gimana ya, penggunaan istilah AMIN itu sejak bulan apa ya, kok baru sekarang, jadi agak terlambat," kata Anies Baswedan dikutip ayojakarta.com dari Youtube Metro TV pada Senin (25/12/2023).
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga mengatakan bahwa sejatina istilah AMIN itu singkatan dari Anies dan Muhaimin.
"Memang singkatan Anies - Muhaimin itu bisa disingkat AMIN, kan itu bukan suatu rekayasa," ujarnya.
Menurutnya penggunaan akronim AMIN sudah diatur oleh Allah SWT. Sehingga kata dia, dirinya dipertemukan dengan Muhaimin Iskandar untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
"Kalau ditanya siapa yang mengatur ketemu AMIN, gusti Allah yang atur, sehingga ketemu pasangannya Anies dan Muhaimin," terangnya.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Uji Kejelian Mata dengan Coba Temukan Seekor Burung di Antara Buah Mangga
Sebagai pasangan Capres Cawapres pemilu 2024 Anies menyerahkan laporan itu sepenuhnya kepada Polri.
Ia pun meyakini Polri akan menggunakan akal sehat dalam memproses laporan tersebut.
"Saya rasa Polisi akan menggunakan akal sehat dan kewarasan di dalam menindaklanjuti laporan ini. Buat yang lapor lumayan tambah tenar," ucapnya.

Share this article
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menanggapi laporan terhadap akronim AMIN ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.