Klarifikasi Panitia Acara soal Gus Miftah Beri Amplop Cokelat ke Cak Kirun: Itu Fitnah Besar!

Mirza Kolama selaku pihak panitia menyatakan bahwa video tuduhan terhadap Gus Miftah adalah murni fitnah yang besar.
Mirza Kolama selaku pihak panitia menyatakan bahwa video tuduhan terhadap Gus Miftah adalah murni fitnah yang besar.

AYOJAKARTA.COM — Berita soal salah satu kyai kondang Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) soal pemberian amplop cokelat ke Cak Kirun masih hangat diperbincangkan.

Gus Miftah dituduh memberikan amplop cokelat kepada pelawak Cak Kirun agar berpindah dukungan dari paslon nomor urut satu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar ke paslon lain.

Usai Gus Miftah dan Cak Kirun sendiri memberikan klarifikasi, kini panitia acara yang dihadiri kedua tokoh itu pun juga ikut buka suara.

Pihak sohibul bait yang merupakan panitia acara pengajian yang dihadiri Gus Miftah dan Cak Kirun itupun akhirnya menanggapi berita yang ramai beredar di media sosial.

Baca Juga: Klarifikasi Cak Kirun Soal Disogok Gus Miftah dengan Amplop Coklat agar Tak Pilih AMIN: Ora Perlu Disogok Wes Jadi...

Mirza Kolama selaku pihak panitia menyatakan bahwa video tuduhan terhadap Gus Miftah adalah murni fitnah yang besar.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, dengan ini saya Mirza Kolama putra Bapak Haji Soekarno selaku Sohibul Hajat sekaligus panitia pengajian Gus Miftah tanggal 2 November 2023 menyatakan bahwa video tuduhan Gus Miftah yang seolah Gus Miftah memberikan amplop kepada Abah Kirun untuk tidak mendukung paslon Amin adalah fitnah besar," ujar Mirza seperti dikutip dari akun TikTok @pengajiangusmiftah, Jumat, 22 Desember 2023.

Mirza kemudian menjelaskan bahwa Bain Gus Miftah dan Cak Kirun atau yang sering dipanggil Abah Kirun sama-sama hadir sebagai pengisi acara pada pengajian tersebut.

"Gus Miftah dan Abah Kirun sama-sama menjadi pengisi acara di pengajian kami," jelas Mirza.

Baca Juga: Klarifikasi Abah Kirun Sebut Hoax soal Disogok Gus Miftah, Netizen: Tukang Fitnahnya pada ke Mana Nih?

Lebih lanjut, Mirza kemudian menerangkan soal amplop cokelat yang ramai diperbincangkan publik.

Mirza mengatakan bahwa amplop tersebut bukan amplop yang diberikan Gus Miftah kepada Abah Kirun.

Melainkan justru amplop cokelat tersebut adalah pemberiannya dari pihak sohibul bait kepada Gus Miftah untuk para santri.

"Amplop cokelat itu yang saya serahkan sendiri justru pemberian kami kepada santri yang saya titipkan melalui Gus Miftah dengan ikhlas dan sukarela sebagai ucapan terima kasih kami atas kehadiran Gus Miftah di pengajian kami," katanya.

Baca Juga: KLARIFIKASI Pelawak Kirun soal Isu 'Disogok' Amplop Coklat Oleh Gus Miftah: Berita Bohong, Kita Keluarga!

Mirza kemudian kembali menegaskan bahwa amplop tersebut bukanlah pemberian Gus Miftah kepada Abah Kirun seperti narasi yang selama ini beredar di masyarakat.

"Bukan pemberian Gus Miftah kepada Abah Kirun," lanjutnya.

Sebelumnya, beredar video yang ber narasikan bahwa Gus Miftah memberikan sebuah amplop cokelat yang diduga berisi uang untuk menyogok Cak Kirun, untuk tidak lagi memberikan dukungan bagi pasangan capres cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Video tersebut lantas viral dan menjadi perbincangan banyak pihak dan menuduh Gus Miftah melakukan tindakan tidak terpuji dalam masa kampanye para paslon capres-cawapres.

Baca Juga: Bantah Tuduhan Beri Amplop pada Cak Kirun Demi Alihkan Dukungan Capres, Gus Miftah: Malah Saya yang Diamplopi…

Hal ini menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat, dan tuduhan-tuduhan yang akhirnya telah terbukti bahwa semua itu hanyalah fitnah yang disebar oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Gus Miftah sendiri telah mewanti-wanti dengan keras kepada para akun YouTube maupun akun media sosial yang terus mengunggah video tersebut dan memberikan narasi berupa fitnah.

Dirinya berujar akan melaporkan para akun tersebut jika tidak ada itikad baik dengan memberikan klarifikasi soal apa yang mereka unggah.

Begitupun Cak Kirun yang juga telah mengklarifikasi soal tuduhan tersebut.

Cak Kirun juga dengan tegas membantah diberikan uang oleh Gus Miftah sebagai bentuk 'penyogokan' agar tak lagi mendukung paslon AMIN.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Cak Kirun
# Gus Miftah
# klarifikasi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.