AYOJAKARTA.COM – PDI Perjuangan buka suara terkait isu yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) jadi kader PAN.
Isu tersebut muncul setelah Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan (Zulhas) mengklaim Presiden Jokowi bergabung dengan PAN.
Mengenai hal tersebut, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tidak mau berkomentar banyak.
Baca Juga: Disebut Zulhas Masuk Jadi Kader PAN, Begini Reaksi Presiden Jokowi
Hasto Kristiyanto hanya mengatakan agar nanti Zulhas yang menunjukkan bukti kebenaran Presiden Jokowi bergabung dengan PAN.
Bahkan, Hasto Kristiyanto pun membiarkan agar Zulhas menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Presiden Jokowi.
Hal tersebut disampaikan Hasto usai melakukan safari politik dengan kader PDI Perjuangan di Serang, Banten, Minggu (10/12/2023).
“Ya nanti Pak Zul akan tunjukkan KTA-nya,” kata Hasto dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Senin (11/12/2023).
Sebelumnya, Zulhas mengklaim bahwa Presiden Jokowi sudah bergabung di partai yang dipimpinnya itu.
Saat itu, Zulhas menyampaikan Presiden Jokowi sudah tidak lagi menjadi anggota partai sebelumnya.
Pernyataan itu disampaikan Zulhas ketika berada di suatu acara bersama dengan kader PAN di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (9/12/2023).
“Sekarang Pak Jokowi itu partainya PAN. Udah enggak (partai) yang lama, ribut terus,” ujar Zulhas dikutip dari Republika.
Baca Juga: Jokowi Respon Gelar Alumnus UGM yang Diberikan Kepadanya: Ya Biasa Saja, Itu...
Lebih lanjut, pernyataan Zulhas kini sudah sampai di telinga Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi menegaskan bahwa PAN merupakan salah satu partai politik yang masuk dalam koalisi pemerintah.
Sehingga, Presiden Jokowi menilai PAN masuk menjadi keluarga pemerintah, begitu juga sebaliknya.
Meski begitu, Presiden Jokowi tak menjawab secara gamblang apakah benar dirinya bergabung dengan PAN atau tidak.***
Baca Juga: Pedagang Tanah Abang Disebut Mendag Zulhas Komodo, Apa Maksudnya? Ternyata...

Share this article
Hasto PDIP menanggapi klaim Zulhas soal Jokowi di PAN. Hasto menantikan bukti dan KTA. Kontroversi politik yang memanas!