AYOJAKARTA.COM - Menko Polhukam sekaligus bacawapres, Mahfud MD memberikan tanggapan soal putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstutusi (MKMK) kepada Ketua MK Anwar Usman.
Melalui cuitan akun Twitter alias X pribadinya Mahfud MD mengaku sempat merasa pernah malu dan sedih pernah menjadi Ketua MK.
Namun, usai MKMK mengeluarkan adanya putusan tentang pelanggaran etik hakim konstitusi, Mahfud MD mengaku kembali bangga dengan Mahkamah Konstitusi.
Pasangan Ganjar Pranowo itu juga memberikan salam hormat kepada ketiga anggota MKMK, yaitu Jimly Asshiddiqie, Bintan R. Saragih dan Wahiduddin Adams.
“Dalam beberapa tahun terakhir ini saya sedih dan malu pernah menjadi hakim dan Ketua MK,” tulis Mahfud MD dalam Twitter pribadinya.
“Tapi hari ini, setelah MKMK mengeluarkan putusan tentang pelanggaran etik hakim konstitusi, Saya bangga lagi dgn MK sebagai "guardian of constitution". Salam hormat kepada Pak Jimly, Pak Bintan, Pak Wahiduddin,” lanjutnya.
Baca Juga: Anwar Usman Marah pada Majelis Kehormatan MK, Gibran Rakabuming Tetap Sah Jadi Cawapres
Seperti diketahui, berdasarkan putusan MKMK, Anwar Usman selaku Ketua MK terbukti bersalah melanggar kode etik.
“Hakim terlapor terbukti melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik dan perilaku hakim konstitusi," kata Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie seperti yang dikutip dari laman republika.
Atas hal tersebut, Anwar Usman pun akhirnya diberi sanksi dengan diberhentikan dari jabatannya sebagi Ketua MK.
"Kedua, menjatuhkan sanksi pemberhentian dari jabatan Ketua Mahkamah Konstitusi," ucapnya.
Baca Juga: Elektabilitas Prabowo Merosot Usai Putusan MK, Batasan Usia Cawapres Gibran Dibatalkan?
MKMK mengungkapkan bahwa Anwar Usman dinilai melanggar Sapta Karsa Hutama tentang prinsip ketidakberpikahan, prinsip integritas, kecakapan, independensi, serta kepantasan serta kesopanan.
Selanjutnya, Wakil Ketua MK juga diperintahkan untuk segera menyelenggarakan pemilihan pimpinan yang baru dalam waktu 2x24 jam sejak putusan sesuai undang-undang.

Share this article
Melalui cuitan akun Twitter alias X pribadinya Mahfud MD mengaku sempat merasa pernah malu dan sedih pernah menjadi Ketua MK.