AYOJAKARTA.COM - Sebuah peringatan disampaikan oleh pegiat media sosial Jhon Sitorus terkait peluang gagalnya Anies Baswedan menjadi Capres 2024 mendatang.
Jal tersebut lantaran adanya peluang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang masuk ke dalam busa Cawapres Ganjar Pranowo dan bukan Anies Baswedan.
Seperti diketahui bahwa AHY merupakan Katua Umum Partai Demokrat yang menjadi salah satu anggota Koalisi Perubahan pengusung Anies Baswedan menjadi Capres di Pilpres 2024 nanti.
Apabila AHY benar-benar menjadi Cawapres Ganjar Pranowo, maka Koalisi Perubahan terancam bubar dan hal itu berbuntut terhadap Anies Baswedan yang dikatakan akan gagal maju Pilpres.
Hal itu disampaikan jhon Sitorus melalui akun media sosial Twitter @Miduk17 seperti dikutip Ayojakarta.com, Kamis (8/6/2023).
“Ini WARNING bagi koalisi PERUBAHAN. Bahkan nama AHY diisukan mulai masuk bursa Cawapres Ganjar Pranowo karena AHY tidak dianggap lagi di koalisi PERUBAHAN. Ini artinya ada potensi AHY untuk keluar dari koalisi. Jika ini terjadi, koalisi bakal BUBAR dan Abas GAGAL jadi capres,” cuitnya.
Kabar soal AHY yang masuk bursa Cawapres Ganjar Pranowo disampaikan langsung oleh Puan Maharani selaku Ketua DPP PDI Perjuangan dalam Rakernas PDIP Selasa (6/6/2023).
Puan menyebut nama AHY bisa berpeluang menjadi Cawapres Ganjar bersama dengan beberapa nama kandidat lainnya.
Puan saat itu menyebut mulai dari Mahfud MD, Sandiaga Uno, Erick Thohir dan AHY.
"Kalau boleh saya sebut yang ada di media, Pak Mahfud sudah masuk namanya, Pak Erick Thohir, Pak Ridwan Kamil, Pak Sandiaga Uno, kemudian ada Pak AHY ya, kan?," ujar Puan dikutip dari laman Suara.com.
Namun meskipun demikian, AHY yang mendengar kabar tersebut langsung menegaskan bahwa dirinya akan tetap bersama Anies Baswedan yang diusungnya bersama Koalisi Perubahan.
Baca Juga: Raih Golden Buzzer dari Simon di AGT, Putri Ariani Dapat Sorotan Berbagai Pejabat, Siapa Saja?
Terlepas dari itu, AHY tetap mengucapkan terima kasih kepada Puan Maharani yang telah menyebut namanya dalam bursa Cawapres Ganjar Pranowo.
"Begini, saya pertama ya berterima kasih kepada siapa pun yang menyebutkan bahwa AHY bisa diperhitungkan dan lain sebagainya, berpasangan dengan siapa pun, termasuk terakhir Bu Puan Maharani menyampaikan ya bisa saja dengan Mas Ganjar Pranowo," jelas AHY.
Hal itu karena AHY menganggap setiap orang bebas berpendapat dan memiliki hak demokrasi yang sama.
Ia pun memberikan ruang yang bebas untuk hal tersebut.***

Share this article
Apabila AHY benar-benar menjadi Cawapres Ganjar Pranowo, maka Koalisi Perubahan terancam bubar. Bagaimana nasib Anies Baswedan?