AYOJAKARTA.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno hingga saat ini belum memutuskan untuk bergabung ke partai mana pun usai keluar dari Partai Gerindra.
Namun kabar kedekatannya dengan PPP juga santer diperbincangkan karena ia digadang-gadang sebagai cawapres pendamping Ganjar Pranowo dari koalisi yang sudah ditandatangani oleh partai ka'bah tersebut.
Kemudian Sandi juga tampak terlihat aktif berkegiatan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belakangan ini.
Oleh karena itu, munculah pertanyaan tentang partai mana yang akan dipilih Sandi antara PPP atau PKS?
Sandi juga menjelaskan tentang alasannya belum memutuskan untuk bergabung ke partai manapun setelah dirinya pamit dari partai yang membesarkan namanya satu dekade itu, dikarenakan ia tidak ingin terburu-buru.
Sebab Sandi ingin masuk ke dalam partai politik yang bisa menerima gagasan dan pemikirannya untuk dapat membawa perubahan di masa depan.
"Mungkin nanti para pimpinan partai politik tentunya akan menerima gagasan dan pemikiran saya dan pada saat yang tepat," kata Sandi.
Baca Juga: Cara Tampil Percaya Diri dan Menjadi Pusat Perhatian yang Harus Kamu Tau
Selanjutnya ia juga ingin melangkah ke dalam partai politik yang benar-benar bisa memberikan manfaat buat semua orang.
Maka dari itu, Sandi menegaskan kembali dengan bergabungnya ke partai baru nanti, ia tidak ingin mencari kekuasaan.
"Saat melangkah, ini tentunya bukan lagi mencari kekuasaan, tetapi memberikan manfaat kepada masyarakat," katanya yang dikutip AyoJakarta.com pada jumat (19/5) dari YouTube Metro TV.
Kemudian ia mengatakan bahwa setiap partai politik memiliki cara tersendiri dalam kontestasi demokrasi di pemilu 2024 mendatang.
Baca Juga: Viral Video Dugaan Pungli di Jalan Tol oleh Mobil 'Detasemen 235'
"Semua yang mengalami proses kontestasi demokrasi ini membuka pintu. Saya ingin berkoordinasi dengan lancar dan mengalir begitu saja, " lanjutnya.

Share this article
Semakin santer pertanyaan, munculah pertanyaan tentang partai mana yang akan dipilih Sandiaga Uno antara PPP atau PKS? Uno beri jawaban