AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Provinsi Lampung tak henti-hentinya diterjang gelombang viral bernada kritik.
Mulai dari sejumlah jalanan yang rusak parah, pejabat yang hedon, hingga pajak kendaraan dinas yang telat bayar juga ikut jadi sorotan netizen.
Hal ini membuat Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi angkat tangan menghadapi viralnya di media sosial dan bulan-bulanan netizen belakangan ini.
Diketahui bahwa Lampung menjadi sorotan usai kritikan yang diungkapkan oleh salah satu TikToker yang menyorot pembangunan di daerah tersebut.
Baca Juga: Laporan Harta Kekayaan Reihana Kadinkes Lampung jadi Tanda Tanya, KPK: LHKPNnya yang Buat Stafnya
Salah satunya menyoroti jalanan di Lampung yang rusak berat dan tidak kunjung untuk diperbaiki, kritikannya pun viral di media sosial.
Buntut viralnya jalanan di Lampung yang rusak membuat Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri melakukan sidak dan meninjau secara langsung kondisi jalan yang rusak.
Isu lain yang menjadikan Lampung terus disorot belakangan ini yakni dikulitinya gaya hidup hedon dari Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lampung, Reihana.
Gaya hidup mewah dari Reihana dinilai tidak sesuai dengan LHKPN tahun 2022 sebesar Rp2,7 miliar.
Baca Juga: Lelah Selalu Viral dan jadi Bulan-bulanan Netizen, Gubernur Lampung: Pahamilah, Jangan...
Warganet menyorot flexing Kadinkes Lampung mulai dari tas merk ternama hingga mobil yang dimilikinya.
Hal ini berimbas KPK turut memanggil Reihana untuk dimintai klarifikasi terkait LHKPN.
Baru-baru ini, kendaraan dinas milik Gubernur dan Wakil Gubernur juga mendapatkan sorotan warganet dikarenakan keterlambatan dalam membayar pajak.
Lebih dari satu bulan kendaraan dinas Gubernur Lampung dengan merk Mercedes Benz tahun 2017 terlambat membayar pajak selama satu bulan satu hari.
Baca Juga: Mulai Lelah Diviralkan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Minta Hal Ini!
Sedangkan kendaraan dinas milik Wakil Gubernur Lampung dengan merk Mercedes Benz tahun 2017 terlambat membayar pajak selama satu bulan empat hari.
Bukan hanya kendaraan dinas milik gubernur dan wakil gubernur saja, kendaraan Ketua DPRD Provinsi Lampung juga menunggak hingga empat tahun lima bulan.
Terendusnya kendaraan orang nomor satu dan dua di Lampung serta kendaraan dinas Ketua DPRD yang telah membayar pajak menjadi sorotan publik.
Hal ini dikarenakan menunjukkan buruknya pengelolaan aset provinsi. Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim mengaku tidak memantau terkait dengan pajak kendaraan dinas tersebut.
Baca Juga: Formasi Lulusan SMA/SMK Tersedia di Rekrument Bersama BUMN 2023, Cek Selengkapnya !
Ia mengklaim bahwa hal tersebut merupakan urusan dari bagian aset pemerintahan Provinsi Lampung.
Usai viral, berdasarkan informasi ternyata pajak kendaraan dinas tersebut sudah terbayarkan.
Gelombang viral bernada kritik ini membuat Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi angkat tangan.
Ia pun meminta kepada masyarakat begitu pula awak media untuk tidak terus memviralkan dan menyorot Lampung. Menurutnya hal ini akan berdampak buruk bagi Provinsi Lampung itu sendiri.
“Mohon pahamilah, jangan semuanya harus diviral-viral karena itu cara menanggapinya berbeda,” ujar Arinal Djunaidi, dikutip dari siaran MetroTV pada Kamis, 11 Mei 2023.
“Bahwa ini akan ada pembangunan yang lebih menguntungkan kepada masyarakat,” pungkasnya.***

Share this article
Gelombang viral bernada kritik kepada Pemerintah Provinsi Lampung membuat Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi angkat bicara.