Fakta-fakta Bus Masuk Jurang di Guci Tegal, Benarkah Disebabkan Karena Rem Tangan Dimainkan Anak Kecil?

Kecelakaan bus masuk jurang di Guci, Tegal
Kecelakaan bus masuk jurang di Guci, Tegal

AYOJAKARTA.COM - Media sosial belakangan ini dihebohkan dengan peristiwa naas yang terjadi di Guci, Tegal, Jawa Tengah.

Terjadi kecelakaan bus pariwisata yang mengangkut rombongan peziarah asal Tangerang, Jawa Tengah.

Detik-detik bus terjun bebas ke dalam jurang hingga terguling terekam oleh kamera warga.

Baca Juga: GADUH! Bantah Penyebab Kecelakaan Bus di Guci karena Ada Anak Memainkan Rem Tangan, Ini Kata Panitia Pelaksana

Di saat itu banyak warga sekitar yang melihatnya dan ingin menghentikannya, namun apa daya kendaraan besar tersebut masih saja terus saja melaju.

Terlepas hal tersebut ada beberapa fakta dari peristiwa kecelakaan bus terguling masuk jurang, apa saja?

Dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube tvOneNews, Selasa (9/5/2023), beberapa fakta kejadian bus terguling di Guci Tegal yakni sebagai berikut.

Baca Juga: INNALILLAHI! Korban Tewas Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Guci Tegal Bertambah

1. Waktu kejadian

Kecelakaan Bus Duta Wisata bernomor polisi B 7260 OGA terjadi pada Minggu tanggal 7 Mei 2023 sekitar pukul 08.30 WIB.

2. Jumlah korban jiwa

Sampai berita ini ditayangkan, ada dua orang dari kejadian ini yang tidak bisa diselamatkan dan korban tersebut akan dimakamkan di kediaman masing-masing di daerah Tangerang Selatan.

Total ada 37 korban jiwa dari peristiwa tersebut, dengan rincian 30 orang mengalami luka ringan, 5 orang mengalami luka berat, dan dua meninggal dunia.

Baca Juga: Buntut Kecelakaan Bus Pariwisata di Wisata Guci yang Viral, Kapolres Tegal Beberkan Akan Lakukan Hal Ini

3. Pengakuan supir

Kapolres Tegal telah mengamankan sopir bus pariwisata tersebut. Berdasarkan pengakuannya ia tengah memanaskan bus tersebut.

Setelah menyalakannya ia kemudian turun dari bus dan mengobrol dengan panitia ziarah, menurutnya disaat tersebut bus yang sudah terisi dengan penumpang melaju dengan sendirinya.

Baca Juga: Begini Pengakuan Sopir Bus yang Kecelakaan di Guci Tegal, Mengaku Sudah Direm Tapi Ini yang Terjadi

Padahal menurutnya tuas rem tangan sudah ditarik dan bagian depan sudah diganjal agar bus untuk menghindari laju bus.

“Jam delapanan mungkin saya bangun tidur masalahnya, saya habis mandi mau rapi-rapi mau berangkat ke pekalongan,” ujar supir bus.

“Terpasang semuanya, hand rem terpasang ganjel juga iya dipasang semuanya juga dipasang,” sambungnya.

Baca Juga: Viral Video Detik-detik Kecelakaan Bus di Guci Tegal Masuk Jurang, 1 Korban Dinyatakan Tewas

4. Anak kecil diduga jadi penyebabnya?

Dari 50 orang peziarah banyak diantaranya diisi oleh ibu-ibu rumah tangga, sehingga tidak heran bahwa banyak yang berspekulasi bahwa ibu tersebut membawa anaknya.

Sehingga banyak yang berpendapat bahwa karena kurangnya pengawasan dari orang tua yang menyebabkan anak kecil memainkan rem dan menariknya sampai bus jalan dengan sendirinya.

Kabar tersebut ditepis oleh Kapolres Tegal, Muhammad Sajarod yang mengatakan bahwa anak kecil yang merupakan salah satu penumpang bus sedang berada di pangkuan orang tuanya.

Baca Juga: Bus Gontor Kecelakaan! 3 Meninggal, 26 Luka, Ini Kata Pihak Pondok!

Kendati demikian pihaknya akan tetap memeriksa sistem pengereman bus. Saat ini sopir bus masih berstatus sebagai saksi dan tengah melakukan olah TKP dan akan segera melakukan gelar perkara.

Demikian beberapa fakta dari peristiwa kecelakaan bus masuk jurang di Guci, semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# jurang
# Guci
# bus
# Tegal
# kecelakaan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.