AYOJAKARTA.COM–Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang disebut-sebut goyang pasca PPP atau Partai Persatuan Pembangunan mendeklarasikan dukungannya pada Ganjar Pranowo.
Hal ini pun membuat semakin ramainya kabar KIB bubar. Namun, pertanyaan mengerucut pada Partai Golkar yang mana memiliki massa simpatisan yang cukup banyak.
Namun, dikutip oleh ayojakarta.com pada 8 Mei 2023 melalui kanal YouTube Kompas TV, diketahui Partai NasDem mengungkapkan bahwa Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) berpotensi mendapatkan tambahan dukungan dari partai politik lain.
Baca Juga: Ganjil Genap Jakarta Hari Selasa 9 Mei 2023, Ada Hukuman Denda Jika Melanggar
Hal ini dilakukan sebagai tanggapan atas isu bubar-nya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) setelah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberikan dukungan kepada calon presiden Ganjar Pranowo yang diusung oleh PDIP.
Menurut Wasekjen Partai NasDem, Hermawi Taslim, beberapa pihak memprediksi bahwa KIB dapat terpecah.
“Koalisi di Indonesia ada dua, Koalisi Perubahan dan Koalisi PDIP dan PPP, KIB itu semakin tidak jelas, sementara Koalisi Perubahan sangat terbuka,” terang Hermawi Taslim.
PPP telah mendeklarasikan dukungan kepada calon presiden yang diusung oleh PDIP, Ganjar Pranowo. Alasan dukungan tersebut diketahui dekatnya sosok Ganjar Pranowo dan keluarga dengan PPP.
Baca Juga: New Honda Brio 2023 Diklaim Jadi Mobil Paling Laku Tahun ini, Apa Saja Spesifikasinya? Klik di Sini
Selain itu, Golkar yang merupakan salah satu anggota KIB, mulai menjalin komunikasi dengan partai-partai koalisi lain.
Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang diisi oleh NasDem, PKS, dan Demokrat membuka kesempatan bagi partai-partai lain untuk bergabung dalam koalisi mereka.
PKS juga membuka diri apabila ada partai politik lain yang ingin bergabung dengan koalisi tersebut.
Golkar, yang telah menjalin komunikasi dengan Demokrat dan NasDem, juga berpotensi untuk bergabung meskipun belum bertemu dengan PKS.
Baca Juga: Sekarang Bayar? Beredar Foto Tiket Masuk Rumah Abah Jajang Curug Citambur yang Viral
Menurut Sekjen PKS, Habib Aboe Bakar Al Habsyi, masa deklarasi calon presiden dan calon wakil presiden masih panjang sehingga masih ada waktu untuk menjalin komunikasi.***
Share this article
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang disebut-sebut goyang pasca PPP mendeklarasikan dukungannya pada Ganjar Pranowo