AYOJAKARTA.COM - Hubungan baik antara Sandiaga Uno dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat ini santer diperbincangkan di tengah masyarakat.
Pasalnya kedekatan Sandiaga Uno diisukan karena permintaan Presiden Jokowi agar bisa bisa mendampingi Ganjar Pranowo sebagai cawapres di pilpres 2024 mendatang.
Dalam hal ini, Sandiaga Uno kemudian membantah isu tersebut dengan mengklarifikasi bahwa kedekatannya dengan partai Kabah tersebut bukan diminta oleh Presiden Jokowi.
Baca Juga: Ungkap Alasan Hengkang dari Gerindra, Sandiaga Uno: Saya Siap Jadi Gelandang Politik
Tetapi lebih ke arah menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang nantinya akan dilaporkan kembali kepada Presiden sebagai atasan.
Seperti yang diketahui bahwa survei cawapres yang memiliki potensial untuk mendampingi Ganjar Pranowo berdasarkan data Litbang Kompas 25 Januari sampai 4 Februari 2023 salah satunya nama Sandiaga Uno.
"Pak Jokowi ditanya siapa yang cocok sebagai cawapres Ganjar Pranowo. Salah satu dari nama yang disebut sebagai cocok sebagai calon wakil presidennya Pak Ganjar itu adalah Sandiaga Uno. Anda rasanya boleh-boleh aja sih Gr, " kata Rosi.
Namun Sandi menjawab bahwa pilihan tersebut nanti akan jatuh pada pimpinan partai politik.
"Pilihan itu tetap jatuh di tangan para pemimpin partai politik," jawab Sandi.
"Mimpinya memang jadi wakil presiden kan atau memang anda pengen shoot the star?, " tanya Rosi lagi.
Baca Juga: PLT PPP Mardiono : Sandiaga Uno Cocok Dampingi Ganjar Pranowo Di Pilpres 2024 Sebagai Cawapres!
Kemudian Sandi menjelaskan bahwa memang namanya sudah terpampang tiga teratas dan ia percaya sama data.
"Wakil presiden sudah terpampang tiga teratas, dan itu menjadi saya percaya sama data, " kata Sandi yang dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV.
"Jadi itu benar dong, anda tergoda untuk keluar Gerindra karena mau jadi wakil presiden karena anda punya agenda atau hasrat politik?, " tanya Rosi.
"Kalau saya tergoda, saya itu dulu ditunjuk jadi wakil presiden itu dari partai Gerindra,"jelasnya
Selanjutnya, Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy menyebutkan bahwa ada dua nama tokoh negeri yakni Sandiaga Uno dan Erick Thohir secara terang-terangan mendekati partainya demi posisi cawapres yang diminta presiden.
Lalu, Mantan Wakil Gubernur DKI ini juga menegaskan bahwa hubungannya dengan PPP merupakan suatu tugas dari pimpinannya yang mana ia menerima undangan ketika menjalankan tugasnya sebagai Menparekraf.***

Share this article
Sandiaga Uno menyebut semua dipercayakan kepada pimpinan Parpol soal dirinya yang akan dijadikan Cawapres Ganjar Pranowo.