AYOJAKARTA.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra yakni Sandiaga Uno resmi meninggalkan partai politik (parpol) yang diketuai oleh Prabowo Subianto.
Setelah meninggalkan Partai Gerindra, Sandiaga Uno kini mendapat sambutan hangat dari partai barunya.
Diketahui, Sandiaga Uno kini bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Setelah Sandiaga Uno resmi meninggalkan Partai Gerindra, Prabowo Subianto memiliki pesan terakhir untuk Menparekraf tersebut.
Mengenai pesan terakhir tersebut disampaikan oleh Sekretariat Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani.
Ahmad Muzani menyampaikan bahwa seharusnya pada Senin (24/4/2023) lalu, ia bertemu dengan Sandiaga Uno.
Pertemuan Ahmad Muzani dengan Sandiaga Uno dikabarkan untuk menyampaikan pesan terakhir dari Prabowo Subianto.
Namun, pertemuan tersebut batal lantaran Sandiaga Uno memilih untuk meninggalkan Partai Gerindra.
“Saya bertemu dengan Pak Sandi, malam ini harusnya untuk menyampaikan pesan beliau (Prabowo), harusnya gitu,” kata Ahmad Muzani dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompas TV Palembang, Selasa (25/4/2023).
Baca Juga: Elektabilitas Prabowo Subianto Naik Jelang Pilpres 2024, Waketum Gerindra Beri Tanggapan Jempolan
Mengenai pesan terakhir Prabowo Subianto untuk Sandiaga Uno, Ahmad Muzani tidak menjelaskan secara rinci apa isinya.
Namun, Ahmad Muzani menyebutkan bahwasannya pesan terakhir Prabowo Subianto kepada Sandiaga Uno mengenai perjuangan.
“Perjuangan perlu kesabaran, perjuangan perlu konsistensi, perjuangan perlu kebersamaan, intinya,” sebut Ahmad Muzani.
Baca Juga: Soal Kabar Kepindahannya dari Gerindra ke PPP, Begini Jawaban Sandiaga Uno
Sebagaimana diketahui, isu mengenai Sandiaga Uno yang ingin meninggalkan Partai Gerindra sudah berhembus sejak lama.
Diketahui, beberapa waktu belakangan Sandiaga Uno memang kerap membangun komunikasi yang intens dengan PPP.
Kini Sandiaga Uno sudah resmi meninggalkan Partai Gerindra dan bergabung dengan PPP.***

Share this article
Berikut ini isi pesan terakhir Prabowo Subianto untuk Sandiaga Uno yang resmi hengkang dari Gerindra.