AYOJAKARTA.COM - Banyak jemaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia di tanah suci saat melaksanakan ibadah.
Kelelahan menjadi faktor utama penyebab meninggalnya para jemaah haji asal Indonesia.
Hal ini berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
"Yang menjadi faktor utama penyebab meninggalnya jemaah haji asal Indonesia adalah kelelahan pada. Ini berdasarkan laporan dari Kemenkes RI," ujar Direktur Bina Haji Kementerian Agama Indonesia, Arsad Hidayat, Selasa, 11 April 2023.
Baca Juga: Inilah Amalan Paling Tinggi Dalam Islam, Ustaz Abdul Somad:Lebih Dari Bangun Masjid, Jihad dan Haji, Apa Itu?
Menurutnya, kelelahan yang terjadi disebabkan para jemaah haji terlalu banyak melaksanakan umrah sunah sebelum pelaksanaan ibadah haji tanggal 9-13 Zulhijjah sehingga pada saat ibadah haji, fisik jemaah haji menurun.
"Kondisi ini terjadi karena terlalu lelah dengan melaksanakan umrah Sunnah. Sehingga pada saat ibadah haji mengalami kelelahan," ungkapnya.
Melihat kondisi tersebut, maka Arsad mengimbau kepada seluruh jemaah haji asal Indonesia untuk tidak terlalu memforsir tenaga dalam melaksanakan ibadah sunah.
Tenaga dan fisik harus dipersiapkan untuk menghadapi ibadah haji.
"Ibadah haji itu mayoritas ibadah fisik. Maka fisik harus diperhatikan. Utamakan yang wajib dan rukun yakni pelaksanaan ibadah haji. Baru setelah haji, silakan untuk ibadah yang sunah dan ziarah," terangnya.
Pelaksanaan ibadah haji di Masyair membutuhkan fisik yang kuat dan istirahat yang cukup karena jemaah haji akan dihadapkan pada kondisi yang memerlukan kekuatan fisik.
"Selama di Armuzna, jemaah haji akan berhadapan dengan situasi dan kondisi yang memerlukan kekuatan fisik. Seperti tidur di tenda, kemudian jalan kaki dalam kondisi cuaca panas saat pelaksanaan Jumrah. Makanya fisik dan kesehatan harus benar-benar diperhatikan," tandas Arsad.***

Share this article
Berikut penyebab utama meninggalnya jemaah haji Indonesia di tanah suci saat melaksakan ibadah, apa itu?