Bikin Mahfud MD Geleng-geleng Kepala, Bambang Pacul Berani Sahkan RUU Perampasan Aset Tergantung Bos Partai

Bambang Pacul atau Bambang Wuryanto
Bambang Pacul atau Bambang Wuryanto

AYOJAKARTA.COM - Heboh soal pernyataan Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul dalam rapat kerja antara Komisi III DPR dengan Menko Polhukam, Mahfud MD.

Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menjawab permintaan Mahfud MD soal pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Diketahui bahwa sebelumnya Mahfud MD meminta agar Komisi III DPR mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Mahfud MD menilai dengan disahkannya RUU Perampasan Aset, maka akan semakin mudah dalam memberantas korupsi di Indonesia.

Baca Juga: Tak Gentar! Mahfud MD Banjir Dukungan untuk Bongkar Praktik Korupsi dan TPPU, Salah Satunya dari Pihak Ini

Dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompastv pada Selasa 4 April 2023, Bambang Pacul memberikan jawaban terkait usulan Mahfud MD.

Bambang Wuryanto mengungkapkan bahwa sebagai DPR, ia perlu mentaati perintah dari ketua umum partai.

Untuk itu, Bambang Wuryanto meminta kepada Menko Polhukam untuk tidak mengupayakan pengesahan RUU di ruang rapat melainkan langsung menghadap kepada ketua umum partai.

“Republik di sini nih gampang pak Senayan ini, lobinya jangan di sini pak, nih korea-korea di sini nih nurut sama bosnya masing-masing,” kata Bambang Pacul.

“Di sini boleh ngomong galak pak, Bambang Pacul ditelpon ibu, ‘Pacul berhenti’, ya siap laksanakan pak,” tambahnya.

Baca Juga: Mahfud MD Keluhkan Susahnya Ajukan Aspirasi: Selalu Gagal di DPR, Coba Lihat Zaman….

Jawaban dari Ketua Komisi III DPRI RI inipun sontak membuat seisi ruang rapat tertawa dan sesekali Mahfud MD terlihat geleng-geleng kepala.

Bambang Pacul juga menjelaskan bahwa RUU bisa saja disahkan, namun harus berdasarkan persetujuan dari ketua umum partai.

Para wakil rakyat di DPR dapat mengesahkan RUU Perampasan Aset jika sudah dapat perintah dari bosnya masing-masing.

“Mungkin perampasan aset bisa, tapi harus bicara dengan para ketum partai dulu. Kalau di sini nggak bisa, jadi permintaan njenengan langsung saya jawab Bambang Pacul siap kalau diperintah juragan,” ujarnya.

Baca Juga: Ucapan Gus Dur soal Borok DPR Kembali Viral Usai Debat Panas Mahfud MD di Rapat dengan Komisi III

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Pacul juga menyinggung soal pembatasan uang kartal.

Bambang Pacul menilai, jika menggunakan e-wallet yang maksimal isinya Rp 20 juta, maka anggota DPR tidak bisa terpilih lagi.

“Pak Presiden kalau pembatasan uang kartal ini DPR ini nangis semua, kenapa? masa dia bagi duit harus pake e-wallet pak, e-walletnya cuma Rp 20 juta lagi, nggak bisa pak nanti mereka nggak jadi lagi,” ujarnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Menko Polhukam
# Bambang Pacul
# RUU Perampasan Aset
# Komisi III DPR
# Mahfud MD

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.