AYOJAKARTA.COM - Rafael Alun Trisambodo, nama yang belakangan ini menjadi perhatian publik akhirnya resmi menggunakan rompi orange dan ditahan oleh KPK atas dugaan kasus gratifikasi yang menjeratnya.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram @lambenyinyir (3/4/2023), ia terlihat digiring petugas KPK ke ruang konferensi pers di gedung Merah Putih.
Ia terlihat tertunduk dengan menggunakan masker berwarna hitam, sedangkan beberapa tas mewah yang dimiliki sang istri dan uang tunainya yang menjadi barang sitaan kini dipamerkan dalam konferensi pers tersebut.
Kasus yang kini menjerat Rafael Alun Trisambodo ini berawal dari tingkah laku diluar nalar sang putra yang melakukan penganiayaan berat terhadap seorang anak bernama David Ozora.
Anak tersebut mengalami cedera parah pada bagian kepala hingga sempat koma beberapa minggu.
Warganet yang geram pun akhirnya menguliti kehidupan Rafael yang ternyata keluarganya gemar pamer harta di sosial medianya seperti rumah, mobil dan beberapa tas mewah.
Harta tak wajar yang dimiliki Rafael karena terpaut jauh dengan laporan LHKPN dan gaji saat dia menjabat sebagai Pejabat Eselon III Ditjen Pajak kemudian berhasil ditemukan beberapa kejanggalan oleh PPATK dan KPK.
Baca Juga: Mau Jadi PNS? Begini Cara Daftar CPNS 2023, Gampang Banget!
Hingga belakangan diketahui adanya transaksi janggal dengan nilai Rp 500 miliar dan 40 rekening yang dimilikinya akhirnya diblokir.
Rafael pun telah resmi ditahan kini dan video yang diunggah melalui akun @lambenyinyir tersebut mendapatkan respon nyinyiran dari beberapa warganet.
"Hidupnya hancur seketika karena kesalahan anaknya," tulis akun @permata_skep.
"Cie bajunya samaan sama anaknya, Mario bapak lu udah kere, jadi nikmati penjara bertahun-tahun sampai bulukan," tulis akun @andya_799.
"Mario juga bakal kena mental dia, karen adia keluarganya hancur," tulis akun @ulfah.ahaque.
"Alhamdulillah bapak sudah nggak susah makan habis ini, pasti bapak dapat jatah makan gratis sehari 3 kali," tulis akun se.nja2646.***

Share this article
Rafael Alun Trisambodo, nama yang belakangan ini menjadi perhatian publik akhirnya resmi menggunakan rompi orange dan ditahan oleh KPK