AYOJAKARTA.COM – Informasi terkait golongan penerima bansos Ramadan berupa beras, telur, dan ayam dibahas dalam artikel ini.
Pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah secara resmi menginformasikan terkait empat golongan yang akan mendapatkan bantuan sosial (bansos) pangan.
Pemberian bantuan ini sebagai antisipasi pengendalian inflasi dan kenaikan harga pangan pada saat bulan suci Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri.
Baca Juga: Kocaknya Respons Nagita Slavina Usai Kejatuhan Tahi Burung, Warganet : Pertanda Baik Mba Gigi
Bansos pangan jelang Ramadan ini diberikan selama tiga bulan dengan estimasi bulan Maret, April, dan Mei 2023.
Untuk mengantisipasi inflasi, maka pemerintah menyiapkan anggaran Rp8,26 triliun untuk penyaluran bansos pangan periode tiga bulan ke depan.
Terkait dengan penyaluran bantuan sosial pangan ini, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata memberikan penjelasannya.
Menurutnya untuk bansos berupa pangan beras akan disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
“Membagikan beras ya secara gratis tentunya makan ini menjadi bantuan pangan, kepada keluarga penerima manfaat yang ada di DTKS, kita menggunakan basisnya DTKS,” ujarnya dikutip ayojakarta.com melalui YouTube Diary Bansos, (17/3/2023).
“Kita menggunakan basisnya DTKS, itu diperkirakan akan diberikan kepada 21,3 juta keluarga. Untuk saat ini perkiraan kami ini akan ditagihkan kepada APBN Rp7,8 triliun,” tambahnya.
Berdasarkan penjelasan tersebut dapat diartikan bahwa yang akan mendapatkan bantuan pangan berupa beras ini para KPM program keluarga harapan (PKH) dan juga KPM bantuan pangan non tunai (BPNT).
Baca Juga: Hore! Jasa Raharja Buka Mudik Gratis 2023, Simak Syarat, Moda, Jadwal, dan Cara Daftarnya
Bantuan ini akan disalurkan melalui Perum Bulog, setelah dibagikan makan bantuan tersebut akan ditagihkan dalam APBN sekitar Rp7,8 triliun hingga 7,9 triliun termasuk ongkos membagikannya.
Selain bantuan beras, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan protein berupa telur dan daging ayam kepada keluarga yang memiliki balita atau anak yang berpotensi stunting.
Penyaluran bantuan protein ini dilakukan berdasarkan data BKKBN, yang akan diberikan kepada sekitar 2,1 juta keluarga, anggaran tersebut akan ditagihkan dalam APBN.
Untuk bantuan protein ini akan diambil alih oleh ID Food, sedangkan bantuan pangan berupa beras akan diambil alih pihak Bulog.
Baca Juga: Gempa Bumi 2.1 Magnitudo Guncang Kabupaten Sukabumi, Tak Berpotensi Tsunami
Jadi yang mendapatkan bantuan berupa beras dengan yang mendapatkan bantuan telur dan daging berbeda sasarannya.
Untuk Bansos pangan berupa beras ada tiga golongan yaitu keluarga penerima manfaat berikut ini yaitu keluarga penerima PKH murni, keluarga penerima BPNT murni, serta keluarga penerima PKH yang juga menerima BPNT.
Adapun yang mendapatkan bantuan protein berupa telur dan daging adalah golongan balita atau anak yang berpotensi stunting.***

Share this article
Simak mana saja yang mendapatkan bantuan sosial dari Kementerian Keuangan berupa ayam beras telur? Ada empat golongan.