AYOJAKARTA.COM – Keinginan Richard Eliezer untuk kembali ke Polisi Republik Indonesia (Polri) sempat menuai pro dan kontra.
Bagaimana tidak, sebagian masyarakat menilai bahwa Richard Eliezer masih pantas untuk berkarir di Polri.
Namun, sebagian beranggapan bahwa Richard Eliezer sudah tidak pantas untuk kembali menjadi anggota Polri karena tersandung kasus pembunuhan Brigadir J.
Seperti yang diketahui, Richard Eliezer telah menjalani sidang etik pada Rabu, 23 Februari 2023 lalu.
Dari hasil sidang etik tersebut diketahui bahwa Richard Eliezer tidak dipecat dari Polri.
Selain itu, dalam sidang etik tersebut Eliezer diberikan sanksi demosi selama satu tahun.
Mengenai hal tersebut, Kuasa Hukum keluarga Brigadir J yakni Martin Simanjuntak memberikan tanggapan.
Dalam podcast yang tayang di kanal YouTube milik Irma Hutabarat, Martin Simanjuntak mengaku bahwa dirinya melihat satu hal dari Eliezer.
Martin Simanjuntak mengatakan bahwa satu hal yang ada pada diri Eliezer tersebut adalah kecintaannya terhadap Polri.
“Kalau yang saya lihat satu, sangat cinta sama korpsnya. Baik kepada Brimob, maupun kepolisian,” kata Martin, dikutip AyoJakarta.com pada Kamis, 9 Maret 2023.
Menurut Martin, keinginan Eliezer untuk tetap berkarir di Polri tidak ada kesalahan.
Ini karena Martin melihat bahwa itu adalah keinginan dan harapan dari Eliezer.
“Terus apa salahnya kalau dia berharap begitu. Apa harus kita bilang jangan?” ujarnya.
Meski begitu, secara pribadi Martin lebih menyarankan agar Eliezer melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi atau berkarir di bidang yang lain.
Karena menurutnya, penghasilan yang akan didapat Eliezer apabila bekerja di bidang lain cukup banyak.
“Kalau saya berharap ya kalau memang itu keputusannya, saya bilang jangan. Udah kamu keluar aja sekolah yang tinggi, jadi sarjana hukum atau jadi pendeta, jadi motivator, itukan lebih prestise dan juga chance untuk mendapat penghasilan yang lebih banyak,” ungkapnya.
Walaupun demikian, Martin tetap menghargai keputusan Eliezer untuk kembali berkarir di Polri.
Ini karena keputusan dan pilihan Eliezer tidak bisa dibatasi dan diatur oleh orang lain.
Baca Juga: Duh! LPSK Larang Wawancara Eksklusif Richard Eliezer dengan Rosi Ditayangkan, Keamanan Terancam?
“Nah terus itu kan pilihan dia, apa mau kita batasi? Terus masih mau disalahin juga disuruh berhenti, dipaksa berhenti? Ya sudah kita serahkan kepada dia,” tuturnya.
“Kebetulan diskresi dari Komisi Etik dan juga dari Kapolri menggunakan bahwa Richard itu masih diberikan kesempatan. Udah biarin aja lah berproses,” tutupnya.***

Share this article
Keinginan Richard Eliezer untuk kembali ke Brimob di Polisi Republik Indonesia (Polri) sempat menuai pro dan kontra.