Blak-blakan! Mobil Pribadi Diambil Paksa Debt Collector, Clara Shinta Rela Lunasi Utang Hampir Rp100 Juta

Selebgram Clara Sinta
Selebgram Clara Sinta

AYOJAKARTA.COM---Baru-baru ini dikabarkan, mobil pribadi milik Clara Sintha diambil paksa oleh sekelompok debt collector.

Pasalnya mobil tersebut diambil paksa saat berada di apartemen milik Clara Sinta setelah digunakan untuk menjemput anaknya dari sekolah.

Dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube TRANS TV Official dalam acara PAGI-PAGI AMBYAR, Clara Shinta menceritakan kronologi pengambilan mobil tersebut.

"Jadi awalnya aku gak tahu sih ada debt collector itu, (mereka) udah ngikutin anak aku dari sekolah sampai ke apartemen, setelah anak turun, terus debt collectornya itu ke basement, menghampiri driver aku terus ambil kunci dan ambil mobilnya," ungkap Clara Shinta.

Baca Juga: Debt Collector Perampas Mobil Clara Shinta, Polisi: 7 Orang Ditetapkan Tersangka dan 4 Buron

"Tapi sebelumnya terjadi keributan dulu, setelah aku turun (dari apartemen) mereka tunjukin surat-surat untuk mengambil mobil itu," sambungya.

Hal ini bermula dari BPKB mobil tersebut yang menurutnya telah digadaikan, Namun Clara Sinta menjelaskan bahwa bukan dia yang melakukannya.

"Sebenarnya yang membuat ribut adalah karena aku baca suratnya dulu nih, aku bilang sama mereka aku merasa tidak pernah menggadaikan mobil apapun, karena alhamdulillah aku dikasih kemampuan untuk beli cash," tutur Clara Shinta.

Menurut pengakuannya, BPKB mobil itu dititipkan kepada mantan suami Clara Shinta, namun ternyata oleh mantan suaminya dititipkan kepada orang lain.

"Dulu aku punya eks (mantan suami), aku titip ke beliau dan beliau kaya nitip ke temennya terus digadaikan lagi ama temennya," ungkap Clara Shinta.

Baca Juga: Detik-detik Penangkapan Debt Collector Viral yang Bentak-bentak Polisi, Benar Pelaku Terancam 7 Tahun Penjara?

Mobil tersebut dibeli secara cash oleh Clara Shinta namun karena dirinya merasa teledor jika menyimpan suatu barang, maka BPKB tersebut ia titpkan ke mantan suaminya.

"Sebenarnya gak dititipin sih, karena aku tu lumayan teledor orangnya kalo nyimpen barang berharga, jadi aku titipin sama dia (mantan suaminya), karena aku percaya," ujar Clara Shinta.

Clara Shinta menyampaikan alasan BPKB mobil itu sampai digadaikan, yakni oleh mantan suaminya dititipkan kepada temannya karena seperti ada perjanjian bisnis, yang kemudian temannya menitipkan ke adik iparnya.

"Katanya yang aku baca di whatsapp, katanya ada perjanjian bisnis, jadi dititipin dulu ke temennya, temennya ini punya adik ipar, dikasih ke adik iparnya," jelas Clara Shinta.

Baca Juga: Panas! Tak Terima Anggota Dimaki Debt Colector, Fadil Imran: Darah Saya Mendidih!

Kabar yang menjadi viral ini sebenarnya tersebar setelah semua urusan terkait mobil tersebut selesai, dengan alasan bertanggung jawab Clara Shinta telah membayar lunas hutang-hutang tersebut.

"Kemarin yang viral ini aku latepost, jadi aku udah selesaikan dulu, udah clear, aku baru serah terima BPKBnya aku udah lunasin semua hutang-hutangnya, kalau ditotal 90.267 (juta) yang aku bayar," ungkap Clara Shinta.

"(Alasan) harus bertanggung jawab, tapi itu unit aku, yang membuat aku berat itu the memory, itu mobil aku beli buat anak aku sekolah, itu yang membuat aku sedih, harus bertanggung jawab kita," kata sambungnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# diambil paksa
# Lunasi Hutang
# Clara Shinta
# BPKB
# Debt Collector

News Update

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.