Pemerintah Siapkan Kebijakan P3K Paruh Waktu untuk Honorer Non-Database BKN, Kapan Mulai Berlaku?

Illustrasi. Pemerintah Siapkan Kebijakan P3K Paruh Waktu untuk Honorer Non-Database BKN
Illustrasi. Pemerintah Siapkan Kebijakan P3K Paruh Waktu untuk Honorer Non-Database BKN

 
AYOJAKARTA.COM- Kabar gembira datang bagi honorer yang tidak terdaftar di database Badan Kepegawaian Negara (BKN). 
 
Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengeluarkan kebijakan baru mengenai seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). 
 
Dalam pembahasan terbaru, BKN dan Kemenpan RB menyatakan bahwa tenaga honorer non-database BKN akan diangkat sebagai P3K.
 
 
Mereka berkesempatan diangkat sebagai P3K paruh waktu dengan syarat telah bekerja aktif minimal dua tahun berturut-turut.
 
Hal ini dilakukan sebagai solusi untuk memberikan kepastian hukum bagi tenaga honorer yang sebelumnya tidak terakomodasi dalam seleksi P3K tahap 1 dan 2. 
 
Sebagaimana diketahui, seleksi P3K tahap 1 dan 2 memberikan prioritas bagi honorer yang terdaftar dalam database BKN saja.
 
Berbeda bagi mereka yang tidak terdaftar, kebijakan baru ini menjadi baru saja menjadi angin segar.
 
Bagaimana dengan Hasil Seleksi P3K Tahap 2?
 
Bagi peserta seleksi P3K yang sudah melakukan login di akun SSCASN, mereka akan melihat kode-kode dalam hasil seleksi yang mengindikasikan status mereka. 
 
Sebagai contoh, peserta dengan kode R2 dan R3 tanpa l, yang merupakan honorer non-database BKN, akan mendapatkan pengumuman bahwa mereka belum mendapatkan kuota formasi. 
 
Namun, dengan kebijakan baru ini, mereka tidak perlu khawatir karena akan ada opsi untuk menjadi P3K paruh waktu.
 
 
P3K Paruh Waktu: Solusi bagi Tenaga Honorer Non-Database BKN
 
Menteri PANRB bersama Kepala BKN, mengungkapkan bahwa tenaga honorer non-database BKN yang memiliki pengalaman bekerja aktif minimal dua tahun, akan diprioritaskan dalam kebijakan ini. 
 
Kebijakan ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk tetap memiliki status pegawai pemerintah.
 
Mereka juga akan mendapatkan penghasilan tetap meskipun dengan waktu kerja yang lebih fleksibel. 
 
Proses Lanjutan Seleksi P3K Tahap 2
 
Seleksi P3K tahap 2 yang belum selesai, dipastikan akan dilanjutkan pada April 2025, dengan target penyelesaian seluruh rangkaian seleksi pada Juli 2025. 
 
Pada tahap ini, baik honorer yang terdaftar maupun tidak terdaftar BKN, akan mendapatkan kesempatan yang sama. 
 
Pemerintah memastikan bahwa penataan ini akan dilakukan dengan hati-hati agar mereka tetap mendapatkan kepastian kerja dan penghasilan.
 
 
Kepastian Status Pegawai Non-ASN
 
Keputusan ini mengoptimalkan penyelesaian masalah tenaga honorer yang belum mendapatkan formasi tetap dan memberi jaminan status kepegawaian yang jelas. 
 
Pemerintah berkomitmen untuk mengatasi masalah ini dengan menciptakan regulasi yang mendukung penataan pegawai non-ASN.
 
sekaligus memastikan keberlanjutan tugas-tugas pelayanan publik yang selama ini dijalankan oleh para honorer.
 
Harapannya seluruh tenaga honorer, dapat merasakan kepastian hukum dan kesejahteraan melalui pengangkatan sebagai P3K paruh waktu. 
 
Tentunya, kebijakan ini menjadi solusi penting dalam penyelesaian masalah honorer yang telah lama berjuang untuk mendapatkan hak mereka sebagai pegawai pemerintah.
 
Kapan Kebijakan Ini Berlaku?
 
Berdasarkan pembahasan terbaru, kebijakan ini akan mulai diterapkan setelah seleksi P3K tahap 2 selesai.
 
Dengan harapan bahwa seluruh honorer non-ASN yang terdaftar akan segera mendapat kepastian status pegawai dan hak-hak mereka. 
 
Pemerintah pun memastikan proses transisi ini akan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi tenaga honorer di seluruh Indonesia.***
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Honorer
# P3K
# Non-ASN
# Kebijakan
# BKN

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.