AYOJAKARTA.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belakangan selalu menjadi sorotan publik.
Terlebih sejak Anies Baswedan resmi dipilih sebagai Capres 2024 oleh Partai NasDem.
Selain itu, nama Anies Baswedan juga semakin menjadi perbincangan sejak muncul isu bahwa ia memiliki utang Rp50 juta kepada Sandiaga Uno.
Baca Juga: Beredar Kabar Surya Paloh Diculik Pendukung Anies Baswedan, Benarkah Faktanya?
Di sisi lain, sebagai tokoh politik Anies Baswedan bisa dibilang sukses saat memimpin Ibu Kota Jakarta.
Namun siapa sangka, di balik kesuksesannya saat ini, Anies ternyata punya masa lalu yang cukup mengejutkan.
Kisah masa lalu Anies ini disampaikan saat ia menjadi bintang tamu podcast milik pengusaha Rudy Salim di kanal YouTube Prestige Productions yang dikutip AyoJakarta.com.
Siapa sangka, Anies Baswedan ternyata pernah hidup susah saat tinggal di negeri orang.
Bahkan, ia pernah bekerja sebagai perawat ulat milik temannya.
Anies menceritakan saat itu mendapat beasiswa untuk kuliah di Amerika Serikat sekitar tahun 1996.
Anies pun lantas harus memboyong sang istri ikut terbang ke Amerika Serikat.
"Biaya hidup di sana cukup tinggi, sementara biaya yang saya dapat hanya dari kampus," ujar Anies.
Sehingga ia mau tidak mau harus mencari uang tambahan dengan bekerja apapun yang penting baik dan halal.
Baca Juga: Anies Baswedan Blak-blakan Opininya Tentang Seorang Pemimpin, Tak Harus Jadi Presiden?
Anies pun mengatakan bahwa saat itu adalah periode yang menantang dalam hidupnya.
"Saya pernah bekerja mengurusi ulat-ulat, ulat bulu," kata Anies.
Ia menceritakan bahwa saat itu ada temannya yang sedang PSD dibidang biologi.
"Saya cerita saya lagi cari kerjaan, 'ada tuh di rumah saya kalau mau ngurusi ulat'," cerita Anies.
Di dalam lab tersebut, kata Anies, ada kurang lebih 1200 jenis ulat.
"Tugas saya merawat, jadi ada daun di situ, ada kapas, kapas itu untuk air sama lembab, jadi saya ganti daunnya, terus pupnya ulat diambil kemudian diganti daun yang baru, kapasnya diganti dikasih air lagi," jelasnya.
Bahkan, Anies mengaku saat pertama melakukan pekerjaan tersebut setiap langkahnya seakan 'dihantui' oleh ulat-ulat itu.
Saat itu Anies menceritakan bahwa gaji yang ia dapat sebesar delapan dollar per jam atau sekitar Rp120 ribu.
Dan Anies per hari bisa bekerja mencapai 4-5 jam.
Baca Juga: Makin Populer, Elektabilitas Prabowo Subianto Kalahkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan!
Selain itu, Anies juga pernah bekerja sebagai traskiper.
Ia mendapat bayaran 100 dollar atau sekitar Rp1,5 juta per kaset dengan jam kerja 10-12 jam.
Anies juga bekerja sebagai reparasi mobil.
"Saya suka reparasi mobil sendiri, perbaiki mobil sendiri, urusan apapun saya perbaiki sendiri, kecuali over all yang harus pakai alat-alat gede," katanya.
"Jadi kalau ada yang butuh perbaiki mobil, saya perbaiki," tambahnya.***

Share this article
Anies Baswedan pernah hidup susah gingga berkerja merawat ulat bulu, dibayar 8 dollar atau seiktar 120 ribu per jam.