AYOJAKARTA.COM – Jelang vonis Ferdy Sambo pada Senin 13 Februari 2023 atas kasus pembunuhan Brigadir J masih menjadi sorotan warganet.
Salah satu yang tak luput jadi perhatian publik ialah pernyataan bahkan ramalan dari mereka yang memiliki kelebihan dalam meramal sesuatu.
Denny Darko pun melalui channel YouTubenya membagikan opininya tentang kasus Brigadir J.
Dimana, ia merasa bahwa otak dari kematian Yosua bukanlah Ferdy Sambo melainkan sosok lain.
Alih-alih meramal, Denny Darko yakin bukan sambo yang merencanakan pembunuhan ini.
Denny menduga, ada orang yang yang sampai saat ini masih dilindungi.
“Saya memiliki keyakinan bahwa Ferdy Sambo ini bukanlah orang yang menentukan semuanya, tetapi ada orang lain yang saya pikir disini, mohon maaf, saya duga ini masih dilindungi,” kata Denny Darko.
Orang misterius tersebut merupakan juru kunci di balik kasus pembunuhan ini.
Dikatakan Denny Darko, orang tersebut tidak menginginkan pembunuhan ini terjadi.
Jika bersuara, maka hal itu akan melibatkan banyak orang yang sebelumnya tidak memiliki catatan kejahatan.
Baca Juga: Pemilu 2024 Semakin Dekat, Mahyeldi Ansharullah Gubernur Sumbar Ajak Pers Jadi Alat Pemersatu Bangsa
“Ini adalah orang-orang yang jika nanti sang juru kunci ini bernyanyi, ini adalh orang-orang yang akan terkena dan terimbas secara nyata dan langsung,” ungkap Denny.
“Dan ini akan melibatkan banyak orang dengan nama terbaik yang mungkin saja tidak memiliki catatan kejahatan di dalamnya,” tuturnya.
Lebih lanjut, Denny menyinggung uang Rp100 triliun yang ada di rekening Brigadir J.
“Tetapi bayangkan uang Rp100 triliun, mungkin ikut memiliki atau ada di sekitarnya, dan ini mungkin akan memberikan magnitude yang lebih besar dibandingkan 90 lebih oknum Polisi yang terjerat kasus ini,” ungkap lain Denny Darko.
Berkenaan dengan hal tersebut, Denny lantas menyoroti Putri Candrawathi yang diduga mempunyai rahasia dibalik pembunuhan berencana ini.
Baca Juga: Sempat Viral, Terungkap Penyebab Pemukulan Staf Ramen-Ya oleh Oknum Ojol karena Hal Ini..
“Kunci dari semua ini adalah Ibu PC. Nah, jika ancaman tuntutan ini besar kepada Ibu PC, mungkin akan bisa menguak kasus ini seluas-luasnya,” ucap Denny.
Tidak hanya itu Denny curiga Ferdy Sambo merupakan versi lain dari Bharada E dengan satu tingkat yang lebih tinggi.
“Jangan-jangan Ferdy Sambo pun ini adalah versi lain dari Eliezer, dengan satu tingkat yang mungkin lebih besar dan lebih tinggi dari atas sana,” pungkas Denny.***

Share this article
Denny Darko duga dalang dari kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Yosua bukan Ferdy Sambo melainkan..