AYOJAKARTA.COM – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut masih memiliki utang kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.
Utangnya pun bernilai fantastis yakni mencapai Rp50 miliar.
Hal tersebut diungkap oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Erwin Aksa yang saat itu menjadi narasumber di podcast Akbar Faizal.
Erwin Aksa pada saat itu mengambil banyak porsi dalam pilkada Jakarta 2017 silam membenarkan adanya perjanjian yang dibuat antara Anies Baswedan dengan Sandiaga Uno.
“Ya saya kebetulan ikut, ikut drafting lah perjanjian itu, ikut melihat. Saya lihat tanda tangannya ada di situ, namanya” tutur Erwin dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube Akbar Faizal Uncensored, Senin (6/2/2023).
“Yang buat juga itu lawyer, lawyernya Pak Sandi Namanya Pak Rikrik ya, dulu Komisaris Utama dari Pasar Jaya,” imbuhnya.
Dalam perjanjian tersebut menurut Erwin Aksa tertuang uraian mengenai tugas dari masing-masing gubernur dan wakil gubernur.
Menurutnya perjanjian itu dibuat atas masukan dari Jusuf Kalla. Karena Jusuf Kalla dulu memiliki perjanjian dengan SBY di tahun 2024 hingga tahun 2009.
“Jadi memang saya melihat ada perjanjian dimana Gubernur itu tugasnya apa, Wakil Gubernur itu tugasnya apa. Dan ini juga atas kemauan Pak JK,” ujar Erwin Aksa.
Bukan itu saja, menurut Waki Ketua Umum Partai Golkar ini juga menyebutkan bahwa ada satu perjanjian lagi antara Anies Baswedan dan Sandiaga Uno terkait hutang piutang.
Menurutnya, Sandiaga Uno meminjamkan uang Rp50 miliar kepada Anies Baswedan saat putaran pertama Pilgub DKI Jakarta.
Hal ini menurut Erwin Aksa pada saat itu logistik di putaran pertama Pilgub DKI Jakarta terbilang minim, sementara orang yang memiliki banyak logistik dan saham pada saat itu adalah Sandiaga Uno.
“Ya intinya kalau tidak salah itu perjanjian utang piutang barangkali ya,” tutur Erwin Aksa.
“Siapa yang berhutang siapa yang dihutangi?” tanya Akbar Faizal.
“Ya pasti yang punya duit memberikan utang kepada yang tidak punya duit. Kira-kira begitu karena yang punya likuiditas itu Pak Sandi,” jawab Erwin Aksa.
Lebih lanjut, Erwin Aksa juga mengungkapkan pada saat itu putaran pertama dalam Pilgub dan sedang tertatih-tatih juga pada saat itu.
“Nilainya berapa ya Rp50 miliar barangkali,” ujar Erwin Aksa.
“Rp50 miliar, oke. Sudah lunas?” tanya Faizal Akbar.
“Saya kira belum barangkali ya,” jawab Erwin Aksa.

Share this article
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut masih memiliki hutang kepada Sandiaga Uno. Nilainya pun besar.