AYOJAKARTA.COM -- Terungkap kasus penemuan satu keluarga diracun di Bekasi dengan penemuan tiga jasad dicor di Cianjur yang ternyata saling berkaitan.
Berdasarkan informasi yang didapatkan dari pihak kepolisian kasus ini mengukap fakta yang mencengangkan.
Diketahui bahwa pelaku yang melakukan pembunuhan tersebut adalah Wowon, Duloh dan Solehudin. Dimana salah satu tersangka Wowon merupakan suami dari korban Maemunah.
Korban Maemunah beserta Riswandi, dan Ridwan adalah satu keluarga yang tewas di Bekasi akibat keracunan.
Yang mana, baru ini terungkap bahwa satu keluarga tersebut tewas bukan karena keracunan melainkan tewas diracun.
Fakta itu terungkap usai kepolisian melakukan penelusuran kepada suami Maemunah, Wowon yang dikabarkan hilang bak ditelan bumi usai kabar keluarganya ditemukan tewas.
Pada akhirnya kasus pembunuhan tersebut pun berkembang menjadi kasus pembunuhan berantai dengan total sembilan korban yang ditemukan.
Baca Juga: Kasus Satu Keluarga Keracunan di Bekasi, Polisi Pastikan Pembunuhan Berencana: Gunakan Pestisida
Atas kasus tersebut, Polda Metro Jaya akhirnya menangkap pelaku bernama Wowon Erawan alias Aki bersama Solihin alias Duloh dan M Dede Solehuddin ditetapkan sebagai tersangaka.
Polisi mengungkapkan bahwa dugaan pembunuhan Wowon cs tersebut adalah pembunuhan berantai berkedok supranatural.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran mengungkapkan motif pelaku.
"Saudara Dulah atau Solihin ini menarasikan dirinya memiliki kemampuan untuk mampu meningkatkan kekayaan lalu kemudian menyuruh Aki atau Wowon untuk mencari korban," kata Fadil, dikutip dari laman PMJ News pada Jumat, 20 Januari 2023.
Setelah mendapatkan korban atau target yang ingin sukses, para pelaku pun mengambil uangnya. Sayangnya para korban atau target itu tak kunjung mendapatkan kekayaannya dan kemudian menagih janji.
Baca Juga: Kekecewaan Keluarga Brigadir J Terhadap Tuntutan 12 Tahun Penjara Richard Eliezer
"Setelah Aki mendapatkan korban atau target yang ingin sukses kemudian diambil uangnya. Namun ketika kesuksesannya tak kunjung diraih maka tentunya dia akan menagih,” kata dia.
Melihat hal itu, Duloh pun mengajak para korban untuk datang kerumahnya dan diberikan segelas minum berisi racun pestisida dan juga racun tikus.
“Maka Aki melaporkannya kepada Duloh, Duloh yang kemudian mengeksekusi para korban dengan mengajak para korban ke rumahnya dan kasih minum racun, dan orang yang mengetahuinya pun dianggap berbahaya dan dihilangkan,” ujarnya.
Menurut hasil penyelidikan, Wowon alias Aki sendiri adalah pelaku kejahatan pembunuhan berantai di Cianjur dan Bekasi.
Wowon telah membunuh 9 korban yang kebanyakan berjenis kelamin wanita dan berasal dari keluarganya sendiri.
Selama aksinya itu, Wowon diketahui ditemani oleh Duloh dan Solehuddin untuk melancarkan pembunuhan.***

Share this article
Kasus penemuan satu keluarga diracun di Bekasi dengan penemuan tiga jasad dicor di Cianjur yang ternyata pembunuhan berencana.