AYOJAKARTA.COM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) secara halus mencecar banyak pertanyaan kepada Ferdy Sambo.
Sidang Ferdy Sambo yang digelar pada Selasa, 10 Januari 2023 ini masih terus menjadi perhatian publik.
Kali ini Ferdy Sambo dicecar oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait perintah dan skenario pelecehan Putri Candrawathi.
Baca Juga: Ferdy Sambo Terisak: Berkarir 28 Tahun, Saya Malu Harus Berhenti di Sini
Dikutip dari kanal YouTube Kompastv pada Rabu, 11 Januari 2023 berikut ulasannya.
Jaksa merasa heran kenapa sampai terbesit dalam pemikiran Sambi untuk meminta Ricky Rizal dan Richard Eliezer membackupnya jika Yosua melawan.
“selama anda menjabat menjadi Kadiv Propam, ini kan ya kita semua sudah tahu bahwa ini adalah Polisinya Polisi, kewenangan anda luar biasa terhadap penanganan terhadap Polisi,” kata Jaksa.
“pernahkah ada ajudan yang melawan sampai saudara mengatakan kepada Ricky dan Richard kalau Yosua melawan backup saya, pernahkah ada yang melawan kok sampai terbesit dipikiran anda, ada pemikiran seperti itu,” tambahnya.
Namun Sambo mengaku bahwa selama ini tidak ada yang melawannya.
Hanya saja saat itu kondisinya berbeda, dimana Yosua telah melakukan pelecehan kepada Putri Candrawathi.
"tidak pernah ada yang melawan ini kondisi berbeda harus dipahami bahwa ada perbuatan yang dilakukan oleh Yosua terhadap istri saya sehingga saya harus meminta backup apa bila ada sesuatu yang terjadi pada saat saya konfirmasi itu yang ada dalam pikiran saya,” ujarnya.
Baca Juga: Viral! Detik-detik Ferdy Sambo Menangis Terisak dalam Persidangan, Ternyata Karena Hal Ini
Kemudian Jaksa Penuntut Umum juga mengungkapkan keraguannya terhadap tindak pelecehan yang selama ini dinarasikan.
Sebagai seorang penyidik yang mumpuni, seharusnya Sambo dapat langsung mengatakan bahwa ada pemerkosaan jika memanh benar ada.
Sebab kepada Richard Eliezer, Sambo mengatakan bahwa Putri Candrawathi dilecehkan.
Namun kepada Yosua ia mengungkapkan bahwa Brigadir J telah berbuat kurang ajar.
“saya jadi berpikir ini ada atau tidak keadaan ini, karena selaku seorang penyidik anda itu sudah naluri alamiah untuk mengatakan mana yang pemerkosaan mana yang bukan tapi kosakata yang berubah-ubah ini, ini lah yang akan saya tanyakan,” ujar Jaksa.
Dengan suara bergetar, Sambo pun menjawab bahwa ia yakin pemerkosaan terhadap istrinya benar ada.
“karena saya penyidik lama saya yakin bahwa pemerkosaan itu ada kemudian saya menyampaikan itu pelecehan untuk jangan terlalu malu istri saya ini itu aja, karena saya bekas penyidik juga saya tahu kondisi korban ini,” ujar Sambo.***

Share this article
Ferdy Sambo dicecar oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait perintah dan skenario pelecehan Putri Candrawathi. Jaksa cecar pertanyaan ini!