AYOJAKARTA.COM---Tidak bedanya dengan perayaan Idul Fitri di Indonesia, perayaan Imlek di banyak negara juga dimanfaatkan untuk bertemu keluarga.
Secara bahasa, istilah Imlek sendiri lebih banyak disebut di Indonesia, karena di negara lain juga memiliki istilah tersendiri.
Di Tiongkok sendiri, istilah Imlek dikenal dengan Guo Chun Jie yang berarti melewati musim semi atau Guo Nian yang memiliki makna melewati tahun baru.
Baca Juga: 10 Link Twibbon Ucapan Imlek 2023, Menarik dan Keren, Ada Gambar Kelinci Lucu!
Sementara di sejumlah negara istilah Imlek lebih dikenal dengan sebutan Chinese New Year atau Lunar New Year.
Perayaan Imlek yang merupakan pergantian tahun baru China serta menjadi pertanda bergantinya shio, terdapat sejumlah tradisi unik.
Berbenah, sebelum perayaan Imlek terdapat tradisi berbenah rumah, bagian dalam dibersihkan dari barang usang sementara di luar rumah dilakukan pengecatan.
Selain ditujukan untuk kebersihan, kegiatan ini memiliki maksud sebagai membuang kotoran yang dianggap membawa kesialan.
Pada saat datangnya perayaan Imlek, bagian dalam rumah disarankan untuk tidak disapu atau dibersihkan, sebagai tanda sudah datangnya rezeki.
Baca Juga: Kenali 7 Kuliner Penuh Gizi Khas Perayaan Imlek, Penuh Makna Filosofis yang Terkandung di Dalamnya
Warna Merah, memiliki ornamen warna merah bagi yang merayakan Imlek adalah suatu keharusan, karena warna merah dianggap sebagai pengusir roh jahat.
Amplop Merah atau Angpao, pemberian angpao kepada seseorang hanya boleh dilakukan oleh seseorang yang sudah menikah.
Isi nominal angpao bergantung pada kedekatan pemberi dengan penerima, semakin dekat maka nilainya juga akan semakin besar.
Tujuan memberi angpao adalah sebagai rasa syukur sehingga di tahun-tahun mendatang, rezeki akan mengalir lebih deras.
Baca Juga: Resep Kue Keranjang Sederhana Khas Tahun Baru Imlek 2023, DIjamin Anti Gagal Legit dan Manis!
Makan Bersama, tradisi makan dalam satu meja ini memiliki makna sebagai doa agar keutuhan dan keharmonisan keluarga tetap dapat terjaga.
Menu wajib bagi yang merayakan Imlek antara lain Mie Panjang Umur, Kue Keranjang yang rasanya manis dan lengket sebagai penanda rasa sebuah hubungan.
Menyisihkan sedikit makanan pada perayaan Imlek, hal tersebut dimaknai sebagai bentuk adanya rejeki lebih atau surplus.
Tradisi menyisihkan makanan dengan sengaja ini, bagi yang merayakan imlek dikenal juga dengan istilah Nian Nian You Yu yang artinya tiap tahun ada lebih.
Bubur, dalam tradisi imlek dikenal pantangan untuk makan bubur, karena jenis menu ini mengisyaratkan ketidak-makmuran.
Kembang Api, adanya kembang api pada perayaan imlek dimaksudkan sebagai bentuk pengusiran terhadap mahluk jahat.
Jaga sikap dan emosi, bagi yang merayakan imlek sangat tidak dianjurkan berkata kasar dan marah-marah, karena itu menggambarkan kehidupan selama satu tahun ke depan.
Saling mendoakan, dengan mengucapkan kalimat Gong Xi Fa Cai yang artinya selamat menambah rezeki, He Jia Ping An artinya seluruh anggota keluarga sehat walafiat. ***

Share this article
Kenali istilah hingga tradisi Perayaan Imlek berikut ini, memuat pelajaran berharga dalam hidup, apa saja?