AYOJAKARTA.COM – Kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J oleh Ferdy Sambo semakin memanas.
Dalam sidang tersebut terdapat dua kubu yang saling berdebat, yakni kubu Ferdy Sambo dan kubu Bharada E.
Terlebih Bharada E terdakwa yang keluar dari skenario Ferdy Sambo.
Baca Juga: Hari Terakhir Pendaftaran PPPK 2023 BNN, Cek Persyaratan Dokumennya Disini dan Segera Daftar!
Bahkan Richard Eliezer kini menjadi justice collaborator, karena ia telah membongkar fakta yang sebenarnya, dan berjanji akan berkata jujur.
Fakta-fakta di persidangan sudah mulai terkuak, namuan motif dari pembunuhan Brigadir J belum juga menemukan titik terang.
Terdakwa Ferdy Sambo memberikan alasan melakukan pembunuhan itu karena geram terhadap Yosua yang telah melecehkan istrinya, Putri Candrawathi.
Akan tetapi tidak ada bukti yang memperkuat motif tersebut, sehingga masih diragukan kebenarannya.
Baca Juga: Kabar Gembira! Kemenag Resmi Buka Pendaftaran Petugas Haji 2023, Gajinya Hingga 60 Juta?
Dalam suatu kesempatan, pengacara Ferdy Sambo yakni Febri Diansyah dan kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy dipertemukan.
Saat pertemuan itu terjadi perdebatan yang sangat panas antara kubu Sambo dan Eliezer yang membahas sol CCTV.
Sebelumnya, CCTV yang merupakan barang bukti untuk menguak motif pembunuhan Brigadir J, di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga itu dihilangkan.
Tidak hanya itu, DVR CCTV komplek Polri Duren Tiga diganti oleh anak buah Sambo.
Dalam perdebatan, Febri Diansyah meledek pengacara Bharada E, kalau ia tidak tahu soal jenis CCTV.
“Saya duga, Mas Ronny Tidak memahami jenis CCTV,” kata Febri Diansyah, dilansir dari Metro TV, pada Jumat (6/1/2023).
Berkenaan dengan hal tersebut, kuasa hukum Sambo membeberkan jenis-jenis CCTV.
“Jadi ada CCTV yang ada DVR dan ada hardisk di dalamnya, kalau jaman sekarang ada CCTV yang hanya bisa dilihat dari gadget, dari kejauhan,” jelas Febri.
“Jadi harus dibedakan, apakah CCTV tersebut merupakan jenis yang bisa dilihat menggunakan internet dari kejauhan untuk melihat bagaimana situasi di rumah,” lanjutnya.
Mendengar ejekan tersebut, Ronny Talapessy langsung menjawab, bahwa secara logika apapun jenisnya, pasti bisa diakses.
“Terkait CCTV di lantai 2 dan lantai 3 teknologi apa yang mau di pakai, saya pikir bahwa semua harus diakses, seharusnya yah, logika sederhananya seperti itu,” jawab Ronny.
Sontak jawaban yang dilontarkan Ronny bikin Febri Diansyah terdiam.***

Share this article
Febri Diansyah terdiam usai dengan penjelasan Ronny Talapessy soal CCTV. Sebelumnya mengejek mendadak diam