AYOJAKARTA.COM - Sebelumnya ramai diperbincangkan mengenai cuitan pertanyaan dari netizen Twitter kepada kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah.
Cuitan tersebut berisi pertanyaan terkait kebenaran Ferdy Sambo memberi perintah tembak dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Namun, alih-alih menjawab di Twitter, Febri Diansyah baru buka suara usai ditanya oleh awak media secara langsung. Dirinya mengatakan bahwa pertanyaan itu keliru.
Dilansir AyoJakarta.com dari Youtube Kompas TV Jawa Timur, Febri Diansyah beranggapan bahwa pertanyaan tersebut adalah hal yang keliru.
“Itu keliru. Kalau dilihat namanya juga media sosial, ini pelajaran dasar dalam membaca, kalau membaca tulisan bahasa Indonesia itu dari kiri ke kanan dari atas ke bawah,” ujarnya.
Febri berkilah bahwa netizen tidak mengetahui maksud yang sebenarnya ia ungkapkan dalam cuitan sebelumnya.
Baca Juga: Akhirnya Terjawab! Ini Klarifikasi Febri Diansyah Terkait Pertanyaan Jebakan Warganet Twitter
“Di media sosial itu tampaknya, saya enggak tahu cara membacanya dari bawah ke atas atau seperti apa,” ucapnya.
Ia berujar yang ingin dia sampaikan adalah fakta persidangan bahwa ada seseorang yang bernama Ricky yang menolak untuk melakukan perintah Sambo
“Kalau kita lihat keterangan Ricky sebenarnya Ricky mengatakan dia dikonfirmasi ditanya kamu mau backup nggak? kalau dia melawan berani tembak nggak?,” kata Febri.
Febri menyebut hal yang sama juga ditanyakan pada Richard Eliezer, namun Richard mengatakan itu perintah dari atasan
“Kami melihat itu keterangan saksi yang berdiri sendiri dan tidak bersesuaian dengan yang lain,” ucapnya.
Dalam konteks tersebut, yang ingin disampaikan oleh Febri adalah Ricky yang sebenarnya pernah menolak, tidak pernah diapa-apakan oleh Sambo.
“Kalau argumentasi dari Richard misalnya mengatakan kalau saya menolak pangkat saya rendah nanti saya khawatir, ternyata Ricky nggak ada apa-apa,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, dirinya juga menilai bahwa ini adalah ujian agar netizene lebih detail melihat ke dalam persidangan.
“Ini ujian untuk kita semua agar kembali melihat ruang tengah persidangan, kita lihat fakta yang berkembang dan terbukti di ruang sidang,” ucapnya.***

Share this article
Febri Diansyah membantah soal dugaan bahwa Ferdy Sambo berikan perintah tembak kepada Richard Eliezer untuk habisi Brigadir J.