AYOJAKARTA.COM - Kuasa hukum terdakwa Richard Eliezer, Ronny Talapessy, menanggapi soal penyerahan alat bukti meringankan pihak Ferdy Sambo.
Diketahui, tim penasihat hukum Ferdy Sambo menyerahkan 35 alat bukti meringankan dalam persidangan.
Penyerahan 35 alat bukti meringankan tersebut diketahui sudah diserahkan pada Kamis (29/12/2022) lalu.
Adapun alat bukti meringankan yang diserahkan oleh kubu Ferdy Sambo diantaranya meliputi foto Yoshua di suatu klub malam.
Selain itu, diserahkan juga foto BAP Richard Eliezer pada tanggal 5 Agustus 2022.
Mengenai barang bukti tersebut, Ronny Talapessy memberikan respon.
Ronny Talapessy membantah jika alat bukti yang diserahkan tersebut mampu meringankan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV pada Senin (2/1/2023), Ronny Talapessy berujar jika alat bukti yang diserahkan kubu Ferdy Sambo tersebut tidak relevan.
“Terkait dengan barang bukti yang dihadirkan oleh pengacara FS maupun PC kami melihat bahwa barang bukti yang dihadirkan ini tidak sesuai dengan hukum acara pidana,” ujarnya.
“Dan juga kami dalam hal ini melihat bahwa barang bukti yang dihadirkan tidak punya korelasi terhadap perkara yang sedang berjalan,” lanjutnya.
Rony menilai jika foto-foto yang menjadi alat bukti tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang berjalan.
Selain itu, Ronny berpendapat bahwa alat bukti yang diserahkan juga tidak signifikan.
Baca Juga: Ronny Talapessy Buka Suara Soal 35 Alat Bukti yang Meringankan Ferdy Sambo: Tidak Ada Korelasinya
“Bahwa ini kami melihat bahwa foto-foto yang ditunjukkan ini tidak ada kaitannya yang pertama,” ungkapnya.
“Yang kedua juga terkait dengan mereka yang sampaikan bahwa mereka mau menyerang saudara Richard Eliezer kami juga pun sudah melihat bahwa ini tidak signifikan bukti yang disampaikan,” lanjutnya.
Mengenai foto BAP Eliezer pada tanggal 5 Agustus 2022, Ronny Talapessy memberikan tanggapan.
Ronny mengatakan jika BAP tanggal 5 Agustus 2022 tidak benar adanya.
“Karena BAP tanggal 5 itu adalah masih skenario, dimana skenario itu adalah skenario dari FS dan masih didampingi oleh pengacara FS,” katanya.
“Yang betul adalah BAP di atas tanggal 6, itu yang kami perlu sampaikan kepada publik dan BAP tanggal 5 tidak pernah ada di dalam berkas dakwaan, tidak ada dalam berkas perkara dari semua terdakwa,” sambungnya.
Baca Juga: Kubu Ferdy Sambo Hadirkan 35 Bukti Baru, Ronny Talapessy: Tak Ada Korelasinya Terhadap Perkara
Lebih lanjut, Ronny blak-blakan jika dirinya tidak mengira jika alat bukti yang diserahkan adalah berupa foto Yoshua dan Eliezer.
Ini karena Ronny mengira kalau bukti yang diserahkan oleh pihak Sambo adalah bukti rekaman CCTV rumah.
“Yang perlu kita sampaikan dan juga pun terkait dengan barang bukti tersebut kami pikir yang tadi kami melihat kami kirain bahwa mereka akan menunjukkan CCTV di lantai 2 atau lantai 3 Saguling ataupun CCTV yang ada di rumah Magelang,” tutupnya.***

Share this article
Buka suara soal alat bukti meringankan kubu Ferdy Sambo, Ronny Ralapessy awalnya menduga mereka akan berikan bukti CCTV.