AYOJAKARTA.COM – Mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus Bakal Capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan baru-baru ini kembali melontarkan pernyataan kontroversial.
Tak main-main, kali ini pernyataan kontroversial Anies Baswedan mendapatkan respons dari Presiden Joko Widodo dan Ganjar Pranowo.
Pernyataan kontroversial Anies Baswedan tersebut disampaikan saat menghadiri acara Rakornas Partai Masyumi yang disiarkan melalui kanal YouTube MasyumiTV pada akhir September lalu.
Dalam pidato tersebut, Anies Baswedan menyindir soal Proyek Strategis Nasional (PSN) yang merupakan proyek dalam masa pemerintahan Presiden Jokowi.
Disampaikan bahwa Proyek Strategis Nasional tersebut merupakan rencana jangka panjang.
"Rujukan proyek ini kan Rencana Jangka Panjang, turunannya adalah Rencana Jangka Menengah, kemudian turunannya dan akhirnya jadi PSN," kata Anies Baswedan dalam pidatonya.
"Proyeknya jadi merujuk ke sana. Tapi kalau proyek tersebut tidak dilakukan dengan baik, PSN itu nantinya hanya jadi titipan kanan kiri yang masuk tanpa kita ketahui bagaimana proses itu disusun," lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Dari pidato Anies Baswedan yang menyatakan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) merupakan ‘titipan’ mengundang berbagai macam reaksi dari para tokoh politik, termasuk Jokowi dan Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Anies Baswedan Kunjungi Pesantren Tertua di Kebumen Jawa Tengah, Pas Banget Hari Batik Nasional
Jokowi menyampaikan terkait Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut di sela-sela acara Istana Berbatik yang mana diselenggarakan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Dikutip ayojakarta.com dari suara.com pada Rabu (4/10/2023), Jokowi menantang Anies Baswedan untuk menunjukkan proyek ana saja dan siapa yang menitip.
"Ya silahkan ditunjuk saja proyek yang mana, yang nitip siapa," kata Jokowi singkat menanggapi pernyataan Anies Baswedan.
Selain Jokowi, salah satu bakal capres Ganjar Pranowo juga merespons pernyataan Anies Baswedan yang menyebut bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) merupakan titipan.
Baca Juga: Sikap 'Bodo Amat' Anies Baswedan Soal Hasil Survey Capres 2024, Sebut Tak Cerminkan Kenyataan
Ganjar Pranowo sebagai kader PDIP mengungkapkan bahwa penting baginya untuk menyampaikan sesuatu pernyataan sesuai fakta dan data.
Ia mendapatkan kesempatan untuk menantang pernyataan Anies Baswedan pada saat menghadiri acara jalan sehat dengan Ketum Hanura di Surabaya.
“Emang yang titip siapa? Kanan-kiri itu siapa maksudnya? Ya kalau memang dititipkan, disebut saja datanya secara terbuka, yang titip siapa? Kita harus pakai data," sebut Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo juga menegaskan pentingnya mengungkapkan data dalam melakukan pernyataan agar tidak ada kesalahan interpretasi.
“Kalau diungkap pakai data, ya tidak akan membuat orang punya interpretasi lain. Kasih saja datanya, siapa yang titip. Dibuka telanjang, itu lebih bagus. Buka saja, kalau dugaan saya tidak ada sih yang bisa buka data itu. Buka saja, biar jangan spekulasi," tutur Ganjar Pranowo tegas.
Artikel ini telah tayang di suara.com dengan judul Kronologi Jokowi dan Ganjar Tantang Anies Baswedan Gegara Tuduhan Ini.***

Share this article
Jokowi dan Ganjar Pranowo kompak tantang balik Anies Baswedan terkait pernyataannya soal PSN yang jadi titipan.