AYOJAKARTA.COM – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep pada Kamis 12 Oktober 2023 melakukan kunjungan ke kediaman Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra dan bakal calon presiden (bacapres) 2024 .
Dalam kunjungan tersebut, Kaesang Pangarep menggunakan jaket merah bertuliskan 'Anti Corruption Political Party' dan kaus bertuliskan Prabowo.
Kehadiran Kaesang Pangarep disambut hangat Prabowo Subianto dengan pertunjukan drum band dan diputarkan lagu mars PSI.
“Sambutannya tadi sangat meriah sekali, jujur kami tadi teman-teman dari PSI sangat terharu karena Mars PSI didengungkan di depan rumahnya bapak (Prabowo),” ujar Kaesang Pangarep dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV, Jumat (13/10/2023).
Kehadiran Kaesang Pangarep dengan menggunakan kaus bergambar dan bertuliskan Prabowo Subianto menjadi sorotan berbagai pihak.
“Saya sudah sering pakai baju ini, waktu pak ketua umum (Prabowo) menjadi bintang tamu di podcast saya, saya juga pakai ini, saya selalu pakai kemarin jalan-jalan ke honeymoon ke Korea bersama istri sampai dimarahin,” ucap Kaesang Pangarep.
Alasan Kaesang Pangarep menggunakan kaus tersebut karena dirinya ngefans kepada Prabowo Subianto, bukan sebagai bentuk dukungan.
“Ya saya kan ngefans. Ya kalau untuk bentuk dukungan, sabar ya untuk mbaknya jawabannya nanti sabar itu kan rahasia,” ucapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo Subianto menyampaikan bahwa berjalan secara Sersan (Serius dan santai) dan belum membahas terkait Calon Wakil Presiden (Cawapres).
“Belum dibicarakan tentang calon wakil presiden belum dibicarakan,” ujar Prabowo Subianto.
Adapun menurut Raja Juli Antoni selaku Sekjen PSI, kunjungan tersebut merupakan balasan atas kunjungan Gerindra sebelumnya ke kantor DPP PSI.
"Pak Prabowo mengajak Mas Kaesang dan jajaran PSI ke rumah beliau sekaligus kunjungan balasan PSI ke Pak Prabowo dan Gerindra yang pernah datang ke PSI," kata Raja Juli Antoni.***

Share this article
Pertemuan Ketum PSI Kaesang Pangarep dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto benarkah bentuk deklarasi dukungan?