AYOJAKARTA.COM -- Sebelum resmi diusung sebagai cawapres pendamping Ganjar Pranowo, Mahfud MD menyempatkan diri sowan ke rumah dinas Wapres Maruf Amin.
Selain karena faktor etika kenegaraan, kedatangan Mahfud MD ke kediaman Kyai Ma'ruf Amin juga sebagai bentuk sowan sesama warga nahdliyin.
“Saya mestinya ke Presiden dulu, karena Presiden ke luar negeri saya ke Wakil Presiden dulu,” jelas Mahfud MD di hadapan awak media.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Fokuskan Mata Kamu, Lihatlah Ada 1 Huruf yang Berbeda, Apa?
Pertemuan juga membahas perihal rencana Mahfud MD untuk melanjutkan tugas yang lima tahun terakhir dijabat Kiai Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden.
“Saya bilang, Pak Kyai saya ingin meneruskan perjuangan Ahlusunnah waljamaah di bidang ketatanegaraan fiqih politik bagi Indonesia yang selama ini sudah dirintis para ulama,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD mengaku mendapat pesan untuk menjaga nama baik atau marwah Nahdlatul Ulama sebagai gerakan Ahlussunnah Wal Jamaah.
Sejak 21 April 2023 Ganjar Pranowo dideklarasikan sebagai Capres, nama Mahfud MD merupakan salah satu figur yang masuk di dalam bursa cawapres.
Selain Mahfud MD, sejumlah nama daftar calon wakil presiden untuk mendampingi Ganjar memang sempat menjadi sorotan publik.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan Huruf N di antara Deretan Huruf M, Latih Konsentrasi dan Fokus Mata!
Kendati demikian, Mahfud MD mengaku tidak meyakini bahwa dirinya akan menjadi sosok yang resmi dijadikan sebagai pendamping Ganjar, terlebih meminta jabatan tersebut.
“Saya tidak mau minta, saya menghindar, kalau saya mau jadi tidak boleh karena saya minta, saya yang dihubungi,” jelas Mahfud MD.
Meski tidak pernah meminta jabatan tersebut, pada 18 Oktober 2023 Mahfud resmi dinobatkan sebagai pendamping Ganjar Pranowo.
Mengaku sempat terkejut, namun Mahfud MD berkomitmen untuk melakukan tugas yang diemban partai pengusung dengan integritas.
Sehubungan dengan deklarasi pencalonan nya sebagai cawapres, Mahfud menyebut dirinya tidak mengeluarkan modal apapun.
Baca Juga: Aplikasi Buatan Israel Ini Digunakan oleh 3 Jutaan Warga Indonesia
“Saya surprise, saya tidak ditanya uang kampanye bagaimana, malah Ketua Partai bertanya You perlu apa, bilang,” ungkap Mahfud MD.
Cawapres Mahfud MD juga menjelaskan mengenai adanya kesepakatan politik antara pencalonan dirinya dengan koalisi pengusung.
Kesepakatan antara Mahfud MD dengan koalisi pengusung, menurutnya merupakan puncak dari kesepakatan politik.
Adapun kesepakatan tersebut diperlukan sebagai syarat untuk mempersiapkan Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Perhatikan! Ada Angka 9 pada Kumpulan Angka Acak Ini, Bisa Menemukannya?
“Kesepakatannya itu melaksanakan konstitusi dengan sungguh-sungguh, memberantas korupsi dan penegakan hukum,” terang Mahfud.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta.com pada Kamis, 19 Oktober 2023 dari kanal Youtube Kompas TV. ***

Share this article
Cawapres Mahfud MD juga menjelaskan mengenai adanya kesepakatan politik antara pencalonan dirinya dengan koalisi pengusung.