AYOJAKARTA.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, kini secara resmi di deklarasi menjadi cawapres Ganjar Pranowo.
Namun, beberapa waktu lalu, Mahfud MD sempat mendapatkan tawaran menjadi cawapres dari Anies Baswedan dan Prabowo Subianto, namun sayangnya Mahfud MD tidak tertarik menerima tawaran tersebut.
Lantas, Mahfud MD lebih memilih menjadi cawapres Ganjar Pranowo dibanding dengan dua calon presiden lainnya seperti Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Baca Juga: Intip! Visi Pasangan Anies Baswedan-Cak Imin dan Misi 8 Jalan Perubahan di Pilpres 2024
Lalu apa alasan Mahfud MD tidak menerima tawaran calon wakil presiden untuk Anies Baswedan dan Prabowo Subianto?
Hal tersebut diberikan alasan oleh Mahfud MD saat menghadiri acara Mata Najwa, yang mana disebutkan bahwa Mahfud MD tidak menerima tawaran Anies Baswedan karena dirinya akan menjadi sosok yang akan memecah belah partai koalisi pengusung Anies Baswedan.
Mahfud MD juga menegaskan bahwa penolakan yang dilakukannya bukan karena ada masalah dengan sosok Anies Baswedan.
Alasan selanjutnya yaitu apabila Mahfud MD menerima tawaran Anies Baswedan maka mungkin citra penggunaan politik identitas tidak banyak yang hilang sehingga mungkin akan sulit menjelaskannya.
"Saya minta maaf ya ini hanya soal citra politik saja, bukan soal benar atau salah. Kalau misalnya saya dengan Anies mungkin citra penggunaan politik identitas tidak banyak yang hilang sehingga agak sulit menjelaskannya, bagi saya. Mungkin kurang benar, tapi itu citra yang ada di publik," sebut Mahfud MD.
Baca Juga: Tips agar Instastory Semakin Aesthetic, Coba Filter IG dari Akun Ini
Selanjutnya, Mahfud MD juga menjelaskan terkait penolakannya menjadi cawapres untuk Prabowo Subianto yang sudah beberapa kali sempat ditawari langsung oleh Prabowo Subianto.
Namun, tawaran dari Prabowo Subianto tersebut tidak ditolak secara langsung, namun Mahfud MD hanya tidak mengiyakan tawaran tersebut.
Mahfud MD mengaku pernah mendapatkan tawaran juga dari Prabowo Subianto, namun berbeda dengan Koalisi Anies Baswedan yang langsung ditolak, untuk Prabowo Subianto Mahfud MD mengaku tidak pernah menerima ataupun menolak ajakan tersebut.
Adapun alasan Mahfud MD tidak ingin bersanding dengan Prabowo Subianto lantaran terkait pandangannya terhadap tim sukses Prabowo Subianto.
Mahfud MD menilai ia tidak dapat berpasangan dengan Prabowo Subianto karena orientasi sosok cawapres yang diinginkan tim sukses Prabowo Subianto bukan orang seperti dirinya.
"Pak Prabowo menurut saya sudah terlalu senior ya sehingga meskipun saya tidak bilang iya dan tidak ke Pak Prabowo, tapi rasanya dilihat dari tim suksesnya orientasinya bukan kepada orang seperti saya," kata Mahfud MD.
Sedangkan kini Mahfud MD secara sah mendampingi Ganjar Pranowo karena memiliki alasan yang kuat, karena dianggap saling melengkapi dan Mahfud MD juga merasa tidak memiliki benturan secara emosional maupun psikologis dengan Ganjar Pranowo tersebut.

Share this article
Mahfud MD ungkap alasan dirinya memilih tawaran Ganjar Pranowo sebagai cawapresnya walau dapat tawaran dari Anies dan Prabowo