AYOJAKARTA.COM -- Memasuki rangkaian masa Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu mengeluarkan indeks kerawanan.
Indeks tersebut merupakan pemetaan atas sejumlah wilayah di Indonesia yang berpotensi menjadi zona rawan saat berlangsungnya Pemilu 2024.
Politisasi SARA serta Politik Uang merupakan dua aspek yang sering menjadi persoalan setiap masa kampanye, termasuk pada Pemilu 2024 mendatang.
Berdasarkan indeks dengan skala kerawanan maksimal 100, provinsi berikut merupakan wilayah yang termasuk dalam kategori Rawan Politisasi SARA.
Baca Juga: 3 Anak Mahfud MD Tidak Ada yang Terjun ke Dunia Politik, Ini Pekerjaan dan Karier Mereka
Menempati urutan pertama provinsi yang dinilai rawan politisasi SARA, Bawaslu menetapkan DKI Jakarta sebagai wilayah paling rawan dengan indeks mencapai 100 atau tertinggi.
Selain di DKI Jakarta, wilayah lain yang termasuk sebagai provinsi rawan politisasi SARA adalah Maluku dengan indeks mencapai 77,6.
Di urutan ketiga sebagai provinsi paling rawan politisasi SARA adalah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nilai indeks mencapai 14,81.
Sedangkan provinsi keempat dan kelima sebagai wilayah paling rawan terjadi politisasi SARA adalah di Provinsi Papua Barat serta Jawa Barat.
Berdasarkan angka indeks, Bawaslu menetapkan provinsi Papua Barat memiliki kerawanan politisasi SARA sebesar 14,81 sedangkan Jawa Barat 12,85.
Selain politisasi SARA, persoalan lain menurut Bawaslu yang sering menjadi permasalahan di sejumlah provinsi di tanah air adalah Rawan Politik Uang.
Berdasarkan jenis kerawanan tersebut, Bawaslu mencatat ada lima provinsi di Indonesia yang memiliki indeks money politik tertinggi.
Dengan indeks skala kerawanan maksimal 100, provinsi berikut merupakan daerah yang termasuk ke dalam kategori Rawan Politik Uang.
Di urutan pertama, Provinsi Maluku Utara merupakan provinsi dengan nilai indeks politik uang tertinggi yang mencapai angka 100.
Menempati urutan kedua, provinsi yang termasuk ke dalam wilayah paling besar terjadi kerawanan politik uang adalah Lampung dengan indeks 55,56.
Sedangkan Jawa Barat, menurut data Bawaslu tercatat sebagai provinsi paling rawan terjadi politik uang dengan angka indeks 50,00.
Pada urutan keempat, wilayah di Indonesia yang termasuk rawan terjadi politik uang adalah Provinsi Banten dengan angka indeks 44,44.
Menempati urutan kelima dengan nilai indeks 38,89, Bawaslu mencatat provinsi yang rawan terjadi politik uang adalah Sulawesi Utara.
Karena itu demi kelancaran proses Pemilu 2024 agar menjadi lebih sejuk, bersikap bijak dan menjauhi polarisasi merupakan perilaku yang disarankan.
Demikian lima daerah rawan politisasi SARA dan politik uang yang dirangkum Ayojakarta pada Minggu, 22 Oktober 2023 dari akun instagram @perupadata.

Share this article
Berdasarkan indeks skala kerawanan maksimal 100, provinsi berikut merupakan wilayah yang termasuk dalam kategori Rawan Politisasi SARA.