AYOJAKARTA.COM — Wakil Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP) PDIP, Adian Napitupulu, membeberkan bagaimana partainya berjuang mati-matian untuk Joko Widodo (Jokowi).
Bahkan, kata dia, ada kader PDIP yang meninggal karena kelelahan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
"Kami berjalan bersama-sama Jokowi dari bawah. Dari dia masih walikota, dia jadi gubernur, dia jadi presiden, kita bareng-bareng. Kita jaga sekuat-kuatnya dan sebaik-baiknya, sehebat-hebatnya. Semua kader PDI perjuangan pasang badan buat Jokowi, semua berkorban pasang badan buat Jokowi. Ada beberapa yang waktu Pemilu meninggal karena kelelahan juga untuk memperjuangkan Jokowi dan semua itu punya nilainya dan hanya orang terhormatlah yang bisa menilai pengorbanan sekian banyak orang itu," katanya dalam talkshow Catatan Demokrasi di TV One yang disiarkan pada Selasa, 24 Oktober 2023.
Dia juga mengkritisi putusan sidang Mahkamah Konstitusi pada Senin, 16 Oktober 2023, yang membuat Gibran Rakabuming Raka bisa mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.
Baca Juga: Gibran Maju di Pilpres, Puan Yakin Presiden Jokowi Bisa Netral
"Masalah kita bukan restu presiden tapi proses di Mahkamah Konstitusi. Ada proses yang tidak fair. Tapi pegang ini, keadilan pada akhirnya akan mencari jalan sendiri" katanya.
Adian menyatakan bahwa situasi antara Jokowi dan PDIP tidak membuatnya merasa antipati.
Namun, ia merasa sedih melihat perubahan sikap Jokowi yang begitu drastis terhadap partai yang telah memberi dukungan besar dalam perjalanan politiknya.
Adian menekankan bahwa PDIP telah memberikan dukungan sepenuhnya kepada Jokowi dan keluarganya, mulai dari posisi wali kota Surakarta selama dua periode, kemudian menjadi gubernur DKI Jakarta, dan bahkan dua kali menjabat sebagai presiden.
Baca Juga: Anies Baswedan Yakin Presiden Jokowi Netral Meski Gibran Rakabuming Maju di Pilpres 2024
Sementara itu menanggapi hubungan Jokowi dengan PDIP atau Megawati yang dinilai publik sedang tidak baik-baik saja, Menteri Sekretaris Kabinet yang juga politisi PDI Perjuangan Pramono Anung menampiknya.
Ia membeberkan jika hubungan antara Megawati dengan Jokowi baik-baik saja.
"Ah hubungan baik-baik saja. Saya aja cerah ceria," ujar Pramono Anung, dikutip dari unggahan kanal YouTube KOMPASTV, Rabu 25 Oktober 2023.
Dia menegaskan bahwa rumor yang beredar soal keretakan hubungan Jokowi dan Megawati tersebut tidak benar.
"Pokoknya hubungannya baik-baik aja, cerah ceria, dan rumor yang beredar itu enggak benar," terang Pramono Anung.***

Share this article
Adian Napitupulu membeberkan bagaimana partai PDIP berjuang mati-matian untuk Joko Widodo (Jokowi) saat Pilpres 2019.