AYOJAKARTA.COM — Politikus dan kader Partai Gerindra, Fadli Zon, memberikan pendapatnya soal siapa yang akan menang di kontestasi pemilihan presiden 2024.
Dalam cuitannya di X pada 31 Oktober 2023, dia menulis bahwa pemimpin adalah sosok yang yang terpilih atas campur tangan Tuhan.
"Sy ditanya kawan2 soal @gibran_tweet. Sy bilang sederhana saja, ini soal garis tangan. Dari dulu soal pemimpin itu akhirnya soal garis tangan n campur tangan Tuhan selain usaha tentunya. Insya Allah kali ini P @prabowo menang dukungan rakyat. Politics is the art of the possible," cuitnya.
Postingannya itu mendapat 1000-an komentar dengan sebagian besar bernada negatif.
Baca Juga: Tim Pemenangan Yakin Prabowo-Gibran Menang 75 Persen Suara di Solo
Netizen X yang merespon cuitan Fadli Zon, membanding-bandingkan dengan sikapnya dulu yang vokal dan lantang sebagai oposan pemerintah.
Tak sedikit yang menyatakan sikap Fadli yang sekarang lebih pendiam. Hal ini seperti ditulis akun @syahrulsyah88.
"Saya sedih, Abang Fadhli Zon telah Kehilangan IDEALISMENYA sebagai pelaku yang sama berjuang untuk meruntuhkan ORDE BARU agar NKRI bebas dari KKN, saat ini anda anggap KKN adalah TAKDIR, padahal itu prilaku menyimpang dari Penguasa, kami rindu ISEALISME ABANG."
Komentar lainnya menyatakan Prabowo mungkin saja bisa menang karea diduetkan dengan Gibran dan mendapatkan dukungan dari Jokowi.
Baca Juga: Survei LSJ: Elektabilitas Prabowo-Gibran Melesat Paling Tinggi
"kalau dia bukan anak @jokowi gak yakin skrg dia ada diposisi sprti ini, semua aji mumpung bapak'y.. wong prabowo mw nyapres ajja gandeng bapak'y terus.. padahal dulu... aaakh sudahlah.. selamat bersilat lidah karena itu adalah aslinya seorang politisi yg haus dan serakah" tulis akun @ariyantosetyaji.
Probowo Diminta Cari Pengganti Gibran
Keputusan Prabowo menggandeng Gibran menjadi polemik.
Alasannya, Gibran maju setelah Mahkamah Konstitusi mengeluarkan putusan yang menyatakan individu di bawah usia 40 tahun berhak untuk mencalonkan diri sebagai presiden atau wakil presiden, jika mereka pernah menjabat sebagai kepala daerah melalui pemilihan kepala daerah.
Baca Juga: Dapat Dukungan dari Erick Thohir, Prabowo: Ini Merupakan Kehormatan
Dengan putusan itu, Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing, memberikan saran kepada partai pengusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk mempertimbangkan penggantian Gibran Rakabuming Raka dari posisinya sebagai calon wakil presiden.
Emrus mengkritisi putusan MK yang memungkinkan individu yang berusia di bawah 40 tahun menjadi calon presiden atau wakil presiden, bahkan jika mereka terlibat dalam kasus korupsi.
Baginya, hal ini dianggap melanggar sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.***

Share this article
Politikus dan kader Partai Gerindra, Fadli Zon, memberikan pendapatnya soal siapa yang akan menang di kontestasi pemilihan presiden 2024.