AYOJAKARTA.COM - Otto Hasibuan adalah sosok pengacara tanah air yang kini tengah siap membongkar dan membela Jessica Wongso pada kasus kopi sianida.
Usai dirilisnya dokumenter Netflix bertajuk Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso, kini kembali muncul di berbagai media sosial terkait fakta-fakta dan teka-teki kematian Mirna Salihin.
Publik seakan dibuat bingung dan janggal, apakah Jessica Wongso memang benar pembunuh Mirna Salihin?
Dalam tayangan YouTube yang diunggah oleh EDM Media Channel yang berbincang dengan Otto Hasibuan, di mana pengacara Jessica Wongso ini mengaku akan membongkar kasus kopi sianida yang sudah tujuh tahun berlalu.
Menurutnya, tak ada bukti kuat yang bisa mendakwakan Jessica Wongso hingga dirinya dijerat 20 tahun penjara atas kematian Mirna Salihin.
Otto Hasibuan mengaku siap memberikan bukti baru dan membongkar kasus kopi sianida ini.
"Semuanya akan kita bongkar, kita punya bukti kuat, mungkin minggu depan kita sudah mulai langkah hukum, ya jangan pikir ya. Bukan PK dulu, langkah hukum dulu, upaya hukum ya," beber Otto Hasibuan seperti dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube EBC Media Channel pada Minggu, 5 November 2023.
"Nanti kita beritahukan dalam tiga hari lagi kami akan umumkan di media, apa langkah hukum kami," imbuhnya.
Bahkan menurut Otto Hasibuan, dirinya sudah membuat sebuah aplikasi pendukung Jessica Wongso.
"Kita mungkin sudah buat di aplikasi, kemarin baru kita launching, 1700 langsung daftar, dan bukan hanya pendukung mau jadi lawyernya. Ribuan orang sudah tanda tangan surat kuasa," ucapnya.
Lebih lanjut, Otto Hasibuan juga mengaku dalam waktu dekat akan mengambil langkah hukum untuk kasus Jessica Wongso.
"Sekali lagi saya sampaikan bahwa kita tidak akan tinggal diam dalam kasus ini," katanya.
"Tunggu dalam satu atau dua minggu ini, kita akan melakukan upaya hukum bukan PK, sebelum PK. Upaya hukum untuk bisa membongkar kasus ini, dan saya punya keyakinan akan terbongkar," beber Otto Hasibuan. ***

Share this article
Upaya Otto Hasibuan bela Jessica Wongso hingga luncurkan aplikasi pendukung, dan bukti baru untuk bongkar kasus sianida.