AYOJAKARTA.COM - Capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memiliki salah satu program pemberian makan siang dan susu gratis di setiap sekolah jika menang di Pilpres 2024 mendatang.
Program tersebut disiapkan Prabowo-Gibran guna meningkatkan gizi anak-anak dalam upaya pencegahan stunting di Tanah Air.
Selain sebagai peningkatan gizi, program ini juga diklaim mampu mendorong perekonomian masyarakat terutama pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Ketua Umum DPP Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Anggawira mengatakan, program makan siang gratis dinilai sangat mensejahterakan pelaku UMKM.
Seperti pedagang kuliner lokal baik yang ada di dalam sekolah maupun di luar sekolah.
Meningkatnya jumlah anak yang menerima makan siang, maka kondisi kantin atau warung di sekitar sekolah juga akan mendapat peningkatan pendapatan.
"Ya, program makan siang gratis untuk anak-anak di sekitar sekolah atau di dalam sekolah dapat memberikan dampak positif pada UMKM," ujar Anggawira dikutip ayojakarta.com dari republika.co.id pada Sabtu, 25 November 2023.
Baca Juga: Firli Bahuri Resmi Diberhentikan sebagai Ketua KPK, Ini Penggantinya
"Dengan meningkatnya jumlah anak yang menerima makan siang, kantin atau warung di sekitar sekolah dapat mengalami peningkatan pelanggan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan UMKM setempat," lanjutnya.
Bahkan, menurut politisi Partai Gerindra tersebut, peningkatan pendapatan tidak hanya untuk pelaku UMKM yang bergerak di bidang kuliner semata.
Melalui program makan siang gratis di sekolah, maka dapat menciptakan peluang pendapatan bagi pedagang bahan baku.
Karena itulah, program yang diusung Prabowo-Gibran ini dinilai mampu mendorong UMKM ikut sejahtera.
"Ini juga dapat menciptakan peluang bagi UMKM untuk berpartisipasi dalam penyediaan makanan atau bahan baku untuk program makan siang, mendukung pertumbuhan ekonomi di komunitas sekitar sekolah," kata Anggawira.
Baca Juga: Sowan ke Franz Magnis Suseno, Ganjar Pranowo Bongkar Topik yang Dibicarakan
"Namun, penting untuk memastikan bahwa UMKM lokal terlibat secara adil dan berkelanjutan dalam pelaksanaan program tersebut," imbuhnya.
Dalam hal ini, Anggawira mengharapkan agar implementasi dan pembiayaan program makan siang gratis di sekolah ini bisa diperhatikan dengan optimal dan berkelanjutan.
Sehingga, tak sekedar menghindari masalah kelaparan di Tanah Air juga sekaligus mengatasi persoalan kekurangan gizi.
"Ini dapat membantu mengatasi masalah kelaparan di kalangan pelajar dan memberikan dampak positif pada kesehatan serta fokus belajar mereka," ungkap Anggawira.
Sebelumnya, Prabowo Subianto menyebutkan, program makan siang dan susu gratis di setiap sekolah nantinya dimungkinkan menelan anggaran senilai Rp 450 Triliun.
Baca Juga: Ramai Disinggung Politik Identitas karena Rangkul Habib Rizieq, Anies Baswedan Beri Jawaban Begini!
Program ini dibuat guna mengatasi potensi stunting pada anak-anak di Indonesia.
"Kita hitung kapasitas kita sekarang saya kira baru kasih satu kali makan (siang) atau habisnya ada snack," kata Prabowo.
"Saya kira ini sudah prestasi menurut saya, ini menurut saya suatu langkah yang strategis yang cukup menjawab banyak masalah. Hitungan Rp 400 triliun, Rp 450 triliun (atau) kira-kira 30.000.000.000 dolar (AS)," kata Prabowo," jelas Prabowo.

Share this article
Program tersebut disiapkan Prabowo-Gibran guna meningkatkan gizi anak-anak dalam upaya pencegahan stunting di Tanah Air.