AYOJAKARTA.COM – Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan mengungkapkan pandangannya soal kasus Jessica Wongso tahun 2016 silam.
Menurutnya kasus tersebut mendapatkan banyak perhatian publik bahkan disiarkan secara langsung persidangannya oleh beberapa stasiun televisi sehingga seperti sinetron.
“Waktu 2016 memang saya belum DPR, saya hanya ngikuti televisi dan saya dengarkan di masyarakat perbincangan itu layaknya kayak jadi semacam sinetron-sinetron,” ujar Hinca Panjaitan dikutip Ayojakarta.com dari YouTube PABLO BENUA, Selasa (5/12/2023).
Baca Juga: 3 Cara Cek KJP Plus Desember 2023 Kapan Cair Selain Web kjp.jakarta.go.id, Sudah Cair Hari Ini?
“Yang kemudian logik sutradara cerita apa yang ada di dalam persidangan. Sebatas itu publik karena sebatas itu informasi yang ditampilkan,” sambungnya.
Kasus Jessica Wongso pada 2016 yang layaknya sinetron berseri-seri ini, sebagaimana film atau sinetron pada umumnya ada sutradara atau orang di balik itu semua.
Anggota DPR RI Fraksi Demokrat ini mengatakan bahwa kasus Jessica Wongso di 2016 silam hingga membuat stasiun televisi memutuskan untuk menyiarkan langsung, menurutnya ada beberapa pertimbangan redaksi.
“Yang pertama karena memang ini konsen publik, kedua secara fungsi media dia dapatkan. Yang ketiga dampak ekonominya juga ada karena memang makin banyak penonton makin banyak penghasilan,” kata Hinca Panjaitan.
Dia mengatakan bahwa hal tersebut tidaklah salah, tetapi membuat sebuah persidangan kasus Jessica Wongso dari awal sampai akhir seperti sinetron berseri-seri merupakan hal yang tidak biasa. Maka dari itu ia merasa ada orang di balik itu semua.
Baca Juga: Urutan Tipe Golongan Darah yang Paling Panjang Umur, Punya Harapan Hidup hingga 100 Tahun Lebih
“Membuat sebuah persidangan dari awal sampai akhir layaknya sinetron berseri-seri saya merasa ada orang di balik ini,” tutur Hinca Panjaitan.
Anggota Komisi III DPR RI ini mengatakan orang di balik kasus Jessica Wongso sengaja dibuat berseri-seri seperti sinetron ini bisa orang yang berkepentingan ekonomi.
Selain itu juga bisa karena tujuan tertentu untuk menggiring opini publik untuk menyudutkan pihak-pihak tertentu.
“Bisa yang berkepentingan karena ekonomi, juga ada yang berkepentingan karena tujuan tertentu untuk membentuk opini,” kata Hinca Panjaitan.
“Karena akhirnya kita menonton televisi. Mendengarkan cerita itu, kalau nonton di televisi kan itu sinetron kita tinggal mengambil keputusan aja,” tambahnya.
Hinca Panjaitan secara blak-blakan mengatakan bahwa dirinya memiliki keyakinan ada yang mendesain kasus Jessica Wongso di tahun 2016.
Namun untuk motifnya dirinya mengungkapkan bahwa tidak mengetahuinya secara pasti untuk tujuan apa.***

Share this article
Anggota Komisi III DPR RI ini mengatakan orang di balik kasus Jessica Wongso sengaja dibuat berseri-seri seperti sinetron ada kepentingan...