Akhirnya Buka Suara! Ini Tanggapan Susno Duadji Terkait Kasus Jessica Wongso yang Viral: Mendekati Benar

Akhirnya Buka Suara! Ini Tanggapan Susno Duadji Terkait Kasus Jessica Wongso yang Viral: Mendekati Benar (Instagram/@susno_duadji)
Akhirnya Buka Suara! Ini Tanggapan Susno Duadji Terkait Kasus Jessica Wongso yang Viral: Mendekati Benar (Instagram/@susno_duadji)

AYOJAKARTA.COM - Susno Duadji, mantan Kabareskrim Polri yang menjabat pada tahun 2008-2009 buka suara terkait kasus Jessica Wongso.

Diketahui kasus Jessica Wongso sudah berlalu sejak tahun 2016, tapi kini kembali menjadi sorotan publik dan viral usai dirilisnya dokumenter Netflix bertajuk Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso.

Publik menilai kasus kematian Mirna Salihin yang mendakwakan Jessica Wongso masih menyimpan teka-teki dan tanda tanya.

Baca Juga: Susno Duadji Turun Gunung! Blak-blakan Sebut Lebih Salut Pada Jessica Wongso Daripada Penegak Hukum Karena Alasan Ini

Hal ini lantaran berbagai kejanggalan dan fakta-fakta baru muncul di ranah publik dan bisa diakses dengan mudah.

Bahkan mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji turut buka suara terkait kasus dengan julukan kopi sianida.

Melalui tayangan YouTube Intens Investigasi, Susno Duadji berkomentar pada kasus Jessica Wongso yang viral tapi belum ada bantahan dari para petinggi dan penyidik.

"Ya begini ya, terlebih dahulu ya, saya ya mendasari ini kepada satu film Ice Cold di Netflix itu, yang kedua di podcast-podcast beredar. Dan kita lihat, tidak ada bantahan dari Mahkamah Agung, tidak ada bantahan dari Kejaksaan, tidak ada bantahan resmi dari penyidik," ujar Susno Duadji.

Baca Juga: Hinca Panjaitan Singgung Suara Netizen pada Kasus Jessica Wongso: Kami akan Menanyakan kepada Kapolri

Ia kemudian menyinggung apa yang ada di film Ice Cold yang tayang di Netflix menjadi dibenarkan.

"Berarti apa yang ada di film itu, apa yang ada di medsos itu, mendekati benar. Itulah yang kita pegang," ungkapnya.

Lebih lanjut, Susno Duadji mengatakan peradilan terhadap Jessica Wongso dinilai sesat.

Hal ini sama dengan kuasa hukum Jessica Wongso, yang mengklaim vonis hukum kasus kopi sianida berjalan tanpa ada bukti direct.

"Kalau itu benar, maka peradilan terhadap Jessica ini saya katakan peradilan sesat. Kenapa peradilan sesat? Lah, terlalu benar menghukum seseorang dengan tidak ada alat bukti yang bersifat direct. Contohnya apa? Kok hakim berani mengambil keyakinan Jessica adalah pelakunya. Tetapi, di film yang kita tonton dan dari statement para pengacara, dan dari statement keterangan ahli tak ada yang menyatakan bahwa Jessica yang memasukkan racun itu," jelas Susno Duadji.

Baca Juga: Heran dengan Putusan Hakim, Susno Duadji Sebut Peradilan Jessica Wongso adalah Sesat: Besar Loh Dosanya

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, kasus kopi sianida menjadi viral dan kini terbentuk aliansi advokat pembela Jessica Wongso.

Tim aliansi advokat pembela Jessica Wongso akan melakukan berbagai upaya hukum untuk keadilan kasus kopi sianida, termasuk akan melangsungkan PK. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# mantan kabareskrim polri
# Jessica Wongso
# kopi sianida
# Susno Duadji
# viral

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.