AYOJAKARTA.COM - Mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji turut memberikan tanggapannya terkait kasus kopi sianida Jessica Wongso.
Susno Duadji melihat bahwa tidak ada bantahan baik dari Mahkamah Agung, Kejaksaan hingga penyidik soal kasus Jessica Wongso yang disebut-sebut dijadikan pelaku tanpa adanya bukti yang kuat.
Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Intens Investigasi, Susno Duadji mengatakan jika apa yang diberitakan melalui media sosial, keterangan para ahli hingga film dokumenter Netflix itu benar, maka ia menganggap peradilan Jessica Wongso adalah peradilan yang sesat.
“Kalau kita lihat tidak ada bantahan dari Mahkamah Agung, tidak ada bantahan dari Kejaksaan, tidak ada bantahan resmi dari penyidik berarti apa yang ada di film (Ice Cold) itu, dan apa yang ada di medsos mendekati benar, itulah yang kita pegang,” kata jelas Susno Duadji.
“Kalau itu benar, maka peradilan terhadap Jessica ini saya katakan peradilan sesat,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, eks Kabareskrim Polri itu mengatakan bahwa menghukum seseorang tanpa bukti yang kuat itu bukan hal yang benar.
Dalam hal ini, ia pun mencontohkan keputusan hakim yang menurutnya cukup mengherankan karena berani mengambil keyakinan dengan menyatakan Jessica lah pelakunya meski tak ada bukti kuat Jessica yang memasukan racun ke kopi Mirna.
“Kok hakim berani mengambil keyakinan bahwa Jessica lah pelakunya tetapi dari film itu yang kita tonton dan dari statement para pengacara dan dari keterangan ahli, tak ada yang menyatakan bahwa Jessica yang memasukan racun itu tapi hanya berdasarkan Jessica duduk di meja kemudian menutupi dengan tas ‘oh Jessica lah pelakunya’ ini terlalu berani, besar loh dosanya,” ujarnya.
Baca Juga: Dialog Cawapres 2024, Ini Kriteria Menteri Pendidikan Menurut Mahfud MD dan Cak Imin
Sebagai seorang mantan Kabareskrim sekaligus mantan penyidik, Susno menjelaskan menurutnya jika seseorang berniat meracuni maka pelakunya tidak mungkin berhadap-hadapan dengan korban.
Di mana seperti diketahui, ketika kejadian tersebut Jessica berada satu meja dengan Mirna di Kafe Olivier.
Mengingat Jessica orang yang terpelajar, Susno mengatakan itu hal bodoh jika Jessica berada berhadap-hadapan dengan Mirna lalu berniat meracuni.
Susno menduga bahwa Mirna Salihin bisa saja meninggal bukan karena racun.
“Tidak ada keterangan alat bukti langsung yang menerangkan Jessica adalah pelakunya dan Jessica yang memasukan racun itu,” ucapnya.***

Share this article
Mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji turut memberikan tanggapannya terkait kasus kopi sianida Jessica Wongso, sebut sesat?