AYOJAKARTA.COM - Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji turut angkat bicara soal kasus Jessica Wongso yang belakangan kembali ramai.
Dalam pernyataannya, Susno Duadji menyebut jika apa yang ditayangkan dalam film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso bisa dibilang mendekati kebenaran.
Sebagaimana diketahui, film dokumenter yang dibuat oleh Netflix tersebut mengangkat kembali kasus kopi sianida yang heboh tahun 2016 silam.
Di mana setelah film dokumenter tersebut ditayangkan, publik kemudian menemukan banyak kejanggalan dalam kasus Jessica Wongso tersebut.
Tak terkecuali Susno Duadji yang juga menyoroti soal kejanggalan jika Jessica Wongso adalah pelaku pembunuhan Mirna Salihin.
Pernyataan Susno Duadji saat menyampaikan tanggapannya atas kasus tersebut salah satunya diunggah oleh akun Tiktok @justice.forjess pada Kamis (7/12/23).
Susno Duadji mengatakan berdasarkan pengalamannya yang cukup lama jadi penyidik, rasanya mustahil jika Jessica Wongso melakukan pembunuhan terhadap Mirna dengan terang-terangan.
“Dan saya jadi penyidik cukup lama ya, sampai jadi Kabareskrim, kalau mau bunuh orang dengan cara meracun , tidak berhadap-hadapan, bodoh sekali,” tegas Susno Duadji.
Bahkan Susno Duadji juga menyinggung jika kemungkinan Jessica melakukan hal tersebut sangat kecil apalagi dirinya orang yang berpendidikan.
Baca Juga: Ketua IPW Sebut Laporan Kuasa Hukum Jessica Wongso pada Ayah Mirna Salihin Sia-sia, Ini Alasannya
“Apalagi seorang Jessica yang sudah terdidik sekolah di luar negeri,” lanjutnya.
Tak hanya itu, purnawirawan Polri tersebut juga tegas menyampaikan rasa empatinya terkait kondisi Jessica Wongso yang masa mudanya terenggut habis di dalam tahanan.
“Saya mau membunuh, ya gak mungkin lah saya mau meracun orang berhadap-hadapan, ya kalau mau meracun ya saya kirimi makanan, alamat pengirim gak jelas, ya baru,” terang Susno Duadji.
“Kasihan orang berumur sekian tahun, masih remaja, dihukum sekian tahun, masa remajanya hilang, besar dosanya,” imbuhnya.
Berikutnya Susno Duadji bahkan blak-blakan mengatakan jika ia lebih salut dengan sosok Jessica Wongso yang notabene tersangka dalam kasus tersebut daripada dengan pihak penegak hukum.
Baca Juga: Sebut Kasus Jessica Wongso Peradilan Sesat, Susno Duadji Sindir Putusan Hakim: Besar Lho Dosanya
“Lebih salut kita pada Jessica daripada penegak hukum yang nggak mengakui kesalahannya, dan ingat lembaga pengadilan itu adalah peradilan, namanya pun peradilan,” tegas Susno Duadji.
Lebih lanjut Susno Duadji menerangkan, “Pengertian peradilan itu adalah mengadili sesuatu perkara tidak harus menghukum, kalau memang keadilan itu harus membebaskan orang misalnya tidak terbukti ya bebaskan.”
Pria kelahiran 1 Juli 1654 tersebut juga menyinggung bahwa menghukum seseorang tidak selalu jadi prestasi dalam peradilan.
“Prestasi daripada suatu peradilan itu bukan menghukum, tidak menghukum adalah prestasi
keadilan, nilainya tinggi dan mereka bertanggung jawab pada Tuhan,” ucap Susno Duadji.
“Ingat dosa, ingat akhirat, dunia ini sementara,” lanjutnya.***

Share this article
Susno Duadji mengatakan rasanya mustahil jika Jessica Wongso melakukan pembunuhan terhadap Mirna Salihin dengan terang-terangan.