AYOJAKARTA.COM - Adi Susila, seorang analis dari Universitas Islam 45 Bekasi, memberikan tinjauan terhadap pernyataan Cak Imin.
Pasalnya, Cak Imin yang merupakan cawapres nomor urut 1 itu sempat mengungkapkan perspektifnya mengenai keadaan di Bekasi.
Cak Imin menekankan observasinya bahwa meskipun kota tersebut dikelilingi oleh banyak pusat perbelanjaan mewah, namun taraf ekonomi masyarakatnya tampak mengalami penurunan dengan menurunnya daya beli.
“Bagus itu memang harusnya ada yang mengangkat isu itu, memang kenyataannya begitu. Dan itu gak ada yang mengangkat isu itu, kalau Cak Imin mengangkat isu itu menurut saya ini bagus,” ucap Adi Susila, dikutip dari suara.com.
Adi Susila mengungkapkan bahwa dia secara personal sangat merasakan dan memahami isi dari pernyataan yang diutarakan oleh Cak Imin.
“Saya melihat mal-mal di bekasi bertumbuhan ya banyak, tapi ya itu tadi memang bener kata Cak Imin tadi ya termasuk saya kalau ke mal paling cuma melihat-lihat doang,” ucapnya.
Baca Juga: Prabowo: Ndasmu Etik, Cak Imin: Emangnya Etik Punya Ndas Ya?
Adi menekankan bahwa isu yang diangkat oleh Cak Imin merupakan catatan yang signifikan bagi Pemerintah Kota/Kabupaten Bekasi, perlu mendapat perhatian serius untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Bekasi.
“Harapannya keadilan kan ya pemerataan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya warga Bekasi” ucapnya.
Pada suatu kegiatan sebelumnya, Cak Imin turut serta dalam pertemuan silaturahmi bersama Majelis Taklim se-Kabupaten Bekasi, yang diselenggarakan di Gedung Guru, Kabupaten Bekasi, pada pagi hari Senin (18/12/2023).
Baca Juga: Mahfud MD Anggap Cak Imin Lawan Debat Terberat, Remehkan Gibran?
Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin membahas tantangan ekonomi di Bekasi yang masih dianggap sulit.
Ia juga memberikan ilustrasi dari pengalaman pribadinya, menceritakan bahwa ia memiliki seorang teman yang tinggal di Bekasi.
“Negara maju itu bukan mentereng gagah-gagahan, bukan. Negara maju itu kalau rakyatnya dompetnya terisi, seluruh kebutuhannya murah, tabungannya punya,” ucap Cak Imin dalam sambutannya.
“Jangan kayak orang Bekasi di sini, malnya banyak megah-megah, tapi cuma lihat sambil muter,” sambungnya.
Saat temannya berjalan-jalan di pusat perbelanjaan (mal), ia hanya melihat-lihat tanpa melakukan pembelian apapun.
Baca Juga: Terbongkar, Isi Pembicaraan Mahfud MD dengan Cak Imin dan Gibran Pasca Debat Calon Presiden
“Saya punya teman Jalan-jalan ke mal gendong anaknya muter saja, terus anaknya bilang, 'Cuma lihat-lihat doang bu?' Lah iya, orang dompetnya kempis,” ujarnya.
Dari pengamatan tersebut, Cak Imin menyimpulkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab penting dalam mengatasi tantangan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat Bekasi.
Cak Imin menyatakan secara langsung tugas pemerintah adalah memberikan sarana agar rakyat memiliki pekerjaan yang produktif dan dompetnya terisi.
Baca Juga: Jelang Debat Pilpres 2024, Jubir Beberkan Kesiapan Anies Baswedan-Cak Imin: Optimis Unggul Telak
Bagaimana caranya agar memiliki tabungan? Kesehatan harus terjangkau semurah-murahnya.
BPJS perlu dievaluasi untuk menghindari kesewenang-wenangan dan antre, bahkan sebaiknya memberikan pelayanan terbaik dengan biaya yang terjangkau.***

Share this article
Pengamat mengatakan isu yang diangkat Cak Imin adalah catatan yang signifikan bagi Pemerintah Kota/Kabupaten Bekasi dan perlu diperhatikan.