AYOJAKARTA.COM – Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan tidak mempermasalahkan jika ada panelis dari Universitas Pertahanan (Unhan) dalam debat capres pekan ini.
Anies Baswedan mengatakan dirinya tidak terlalu mempermasalahkan siapa yang akan menjadi panelis dalam debat.
Ini karena, Anies Baswedan menilai pada akhirnya apa yang akan didiskusikan nantinya harus dijawab dengan objektif.
Baca Juga: Beda dengan Gibran, Prabowo Tidak Akan Pakai Istilah Asing di Debat Capres Kedua
“Ya kalau buat saya sih enggak terlalu masalah, buat saya ya,” kata Anies dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Jumat (5/1/2023)
“Toh pada akhirnya yang dibicarakan adalah hal-hal yang kita semua harus merespon dengan objektif,” sambungnya.
Anies pun mengaku tidak khawatir jika nantinya panelis tersebut memberikan pertanyaan-pertanyaan yang menjebak.
Ia pun menegaskan dirinya siap menghadapi berbagai pertanyaan yang akan diberikan saat debat.
Anies pun menyebut dalam acara Desak Anies dirinya kerap mendapatkan berbagai pertanyaan akan tetapi ia mampu menjawabnya.
“Hadapi saja. Di Desak Anies juga kita hadapi kok apalagi panelis,” tegasnya.
Sementara itu, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 yakni Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tidak setuju jika salah satu panelis debat berasal dari Unhan.
Pasalnya, Cak Imin menilai saat ini Unhan masih dibawah asuhan Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Sehingga, Cak Imin mengaku khawatir panelis dari Unhan tersebut akan mengganggu objektivitas.
Oleh karena itu, Cak Imin berharap agar panelis debat yang berasal dari Unhan tersebut bisa diganti.
“Terus terang saya protes karena itu mengganggu objektivitas. Karena apapun Unhan dibawah Pak Prabowo Menhan. Karena itu protes sukur-sukur bisa diganti,” ungkap Cak Imin.***

Share this article
Anies Baswedan siap hadapi panelis Unhan di debat capres, sementara Cak Imin protes menganggapnya mengganggu objektivitas debat.