AYOJAKARTA.COM -- Wakil Presiden Maruf Amin memiliki pandangan berbeda dengan Presiden Joko Widodo terkait debat ketiga calon presiden yang digelar pada 7 Januari 2024 lalu.
Jika Jokowi menyebut debat tersebut banyak serangan personal, Maruf justru menilai debat berjalan lebih hidup dan menarik dibanding debat Pilpres 2019 lalu.
"Saya melihat perdebatannya bagus ya terbuka dan artinya mereka berdebat terutama sesi perdebatan itu saya kira menarik itu dibanding dulu waktu saya sekarang lebih hidup ya perdebatannya. Tapi kalau soal substansi saya kira saya tidak perlu memberi komentar," kata Maruf, dikutip dari Youtube Kompas TV, Jumat 12 Januari 2024.
Baca Juga: Anies Baswedan Tak Gentar Dilaporkan Pasca Debat Capres: Biar Bawaslu yang Menilai
Maruf mengatakan, dia tidak perlu memberikan komentar soal substansi debat karena itu merupakan kewenangan para pakar. Namun, dia mengapresiasi para calon presiden yang telah berdebat dengan baik.
"Saya kira itu yang paling penting," ujar Maruf.
Dalam pertemuan dengan tokoh nasional dalam gerakan Nurani Bangsa, Maruf Amin juga menyampaikan komitmennya untuk menjaga keutuhan bangsa menjelang Pilpres 2024. Dia mengatakan, para pemimpin negara, baik yang terpilih maupun yang saat ini sedang memimpin, harus bisa menjaga keutuhan bangsa.
"Pilpres hanyalah sesuatu hal yang terjadi 5 tahunan tetapi yang menjadi agenda jangka panjangnya adalah pimpinan-pimpinan negara ini harus bisa menjaga keutuhan bangsa baik itu nanti yang terpilih maupun yang saat ini sedang memimpin," kata Maruf.
Pertemuan Maruf Amin dengan tokoh nasional dalam gerakan Nurani Bangsa ini juga membahas keprihatinan mereka terhadap polarisasi yang terjadi di akar rumput menjelang Pilpres 2024. Mereka meminta para pemimpin negara untuk menjaga keutuhan bangsa dan tidak memperkeruh polarisasi.
Sementara itu, Presiden Jokowi sebelumnya menilai debat ketiga calon presiden tidak terlalu bagus karena banyak serangan personal. Jokowi mengatakan, debat seharusnya lebih fokus pada substansi dan program kerja para calon presiden.
"Kalau saya melihat, debat capres kali ini tidak terlalu bagus. Banyak serangan personal. Seharusnya debat capres lebih fokus pada substansi dan program kerja," kata Jokowi di sela-sela kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (8/1), dikutip dari Kompas TV.

Share this article
Wakil Presiden Maruf Amin memiliki pandangan berbeda dengan Presiden Joko Widodo terkait debat ketiga calon presiden.