AYOJAKARTA.COM - Beredar isu sejumlah menteri bakal tinggalkan kabinet Jokowi, Mulai dari Menteri Keuangan Sri Mulyani hingga Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Isu sejumlah menteri akan tinggal kabinet Jokowi ini pertama kali dihembuskan oleh ekonom senior, Faisal Basri.
Selain itu, Faisal juga menyebutkan bahwa menteri yang akan mundur ini bukan berasal dari partai.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Minta Pejabat Negara yang Maju di Pemilu 2024 Mundur, Sindir Gibran?
Namun, isu mundurnya sejumlah menteri dari kabinet Jokowi ini telah dibantah oleh sejumlah menteri, salah satunya Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie.
"Bahwa isu mundurnya menteri bahkan jumlahnya sampai 15 terus sekarang turun jadi 5. Itu adalah isu yang sama sekali tidak benar." ungkap Budi Arie dalam konferensi pers di Kantor Kominfo Jakarta, Jumat 19 Januari 2024.
Selain itu Budi Aries juga menegaskan bahwa saat ini semua menteri masih fokus bekerja mengurus bangsa dan negara.
"Pemerintahan Jokowi-Maaruf Amin Kabinet Indonesia Maju tetap solid dan saat ini seluruh menteri tetap fokus kerja," tegasnya.
Budi Arie juga menyampaikan bahwa ia sudah komunikasi dengan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, salah satu menteri yang juga diisukan akan mundur dari kabinet Jokowi.
Dalam konferensi pers tersebut, Budi Arie menyampaikan bahwa saat ini Menlu sedang menyiapkan debat dengan Dewan Keamanan PBB tentang Gaza.
Ia juga meminta agar isu mundurnya sejumlah menteri dari kabinet Jokowi ini diluruskan kepada masyarakat karena isu ini tidaklah benar.
Isu ini juga sudah mendapatkan tanggapan dari Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana.
Ia mengatakan bahwa saat ini semua menteri kabinet Indonesia Maju tetap solid membantu Presiden Jokowi hingga purna tugas pada Oktober 2024.
Ia juga meminta agar isu mundurnya sejumlah menteri dari kabinet Jokowi ini diluruskan kepada masyarakat karena isu ini tidaklah benar.***

Share this article
Menkominfo Budi Arie, membantah dengan tegas soal isu yang beredar terkait banyak menteri Jokowi yang akan mundur.