AYOJAKARTA.COM - Seperti diketahui, paslon 03 Prabowo-Gibran mendapat dukungan dari Khofifah Indra Prawasna.
Khofifah Indra Prawasna pun kini resmi bergabung ke TKN Prabowo-Gibran.
Terkait hal tersebut, Khofifah Indra Prawasna memastikan akan nonaktif dari jabatannya sebagai sebagai Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dan Ketua PBNU.
Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Kompastv, Khofifah menyampaikan bahwa dirinya akan mulai nonaktif PBNU per tanggal 21 Januari 2024 saat dirinya efektif masuk TKN.
“Insya Allah saya efektif masuk TKN tanggal 21 Januari. Kalau saya masuk TKN tanggal 21 Januari, berarti tanggal 21 saya nonaktif karena kebetulan saya di Ketua PBNU juga," kata Khofifah di kawasan GBK, Jakarta.
Ia juga menyampaikan, bahwa dirinya telah mengkomunikasikan terkait hal tersebut kepada Ketua TKN Rosan Roeslani.
Khofifah juga mengatakan bahwa dirinya telah menyampaikan keputusannya itu kepada Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Baca Juga: Besok Minggu 21 Januari 2024 Debat Cawapres Kedua Dimulai, Ini Dia Topik dan Perubahannya
Menurutnya, PBNU memberikan sambutan baik atas putusannya masuk ke TKN Prabowo.
"Iya (sambutan baik) yang penting sudah dikomunikasikan," ujarnya.
Khofifah juga mengklaim bahwa keputusannya untuk nonaktif diakui tidak akan menjadi masalah.
“Kalau misalnya Ketua Umum nonaktif Insha Allah tidak masalah,“ jelasnya.
Baca Juga: Kemenkes Siap Produksi 40 Juta Telur Nyamuk Wolbachia, 5 Kota Ini Akan Jadi Lokasinya
Diketahui, sebelumnya Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan Khofifah harus nonaktif dari dua jabatannya di NU jika sudah resmi bergabung dalam TKN Prabowo-Gibran.
Ia menyampaikan bawa PBNU telah membuat parameter, di mana pengurus di lingkungan PBNU harus nonaktif bila secara resmi terlibat mdalam tim kampanye salah satu pasangan calon, sampai Pilpres selesai.

Share this article
Khofifah menyampaikan bahwa dirinya telah mengkomunikasikan akan nonaktif dari PBNU kepada Ketua TKN Rosan Roeslani.